Suara.com - Kandungan Viagra ternyata tak hanya mampu meningkatkan kemampuan ereksi lelaki. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pil ini efektif pula melindungi kesehatan jantung Anda.
"Kami menemukan bahwa bahan utama viagra ini dapat digunakan sebagai pengobatan yang efektif dan aman untuk pasien jantung. Uji klinis tetap dibutuhkan untuk mendukung temuan ini," ujar pemimpin penelitian, Andrea Isidori dari Sapienza University of Rome, Italia.
Diketahui bahwa Phosphodiesterase-5 inhibitor (PDE5i) adalah bahan utama dalam Viagra yang biasa digunakan untuk mengobati disfungsi ereksi. Bahan aktif Viagra inilah yang bisa membuat rileks dinding jantung yang mengeras.
Untuk penelitian ini, para ilmuwan melakukan meta-analisis dari percobaan terkontrol acak dengan mencari artikel yang dipublikasikan antara Januari 2004 dan Mei 2014 untuk menguji efektivitas PDE5i dalam memberikan perlindungan jantung.
Peneliti mengidentifikasi 24 percobaan yang melibatkan 1622 pasien yang diobati dengan PDE5i ini. Analisis menunjukkan bahwa PDE5i efektif mencegah jantung dari peningkatan ukuran dan perubahan bentuk pada pasien yang mengalami penebalan otot di ventrikel kiri.
Inhibitor ini juga mampu meningkatkan kinerja jantung pada semua pasien tanpa menimbulkan efek negatif pada tekanan darah pasien. "Inhibitor bisa diberikan kepada lelaki yang menderita penebalan otot jantung dan gagal jantung stadium awal," kata peneliti. (Zeenews India/Firsta Putri)
Berita Terkait
-
Fans Kim So Hyun Kompak Sumbang Rp1,2 Miliar di Momen Ultah Sang Aktor
-
Tantangan Pasien PJB: Ribuan Anak dari Luar Jawa Butuh Dukungan Lebih dari Sekadar Pengobatan
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia