Suara.com - Berjabat tangan saat bertemu dengan seseorang yang Anda kenal adalah hal yang umum untuk dilakukan. Ini karena merupakan bagian dari budaya yang dipraktikkan oleh orang-orang di mana-mana.
Namun, sebuah studi terkini menyarankan Anda untuk berhati-hati dengan kebiasaan sederhana tersebut. Mengapa? Penelitian yang dilakukan di University of Texas di Austin telah memperingatkan Anda tentang kemungkinan penyebaran bakteri, kuman, virus karena berjabat tangan.
"Anda tidak akan pernah tahu apa penyakit bakteri atau virus yang terkandung di tangan seseorang. Anda juga tidak tahu apa-apa yang mereka pegang. Kemungkinan penyebaran penyakit virus yang sangat tinggi," kata Sheril Kirshenbaum, peneliti dan penulis The Science of Kissing.
Tidak hanya itu, Kirshenbaum juga mengatakan bahwa berciuman sebenarnya sehat daripada berjabat tangan meskipun banyak orang berpikir bahwa ciuman akan mengirimkan banyak bakteri.
"Saat berciuman infeksi bakteri tidak terjadi, tetapi akan memicu naiknya sistem kekebalan tubuh manusia secara alami. Tidak seperti berjabat tangan yang lebih berbahaya daripada berciuman. "
Tentu saja Anda tidak harus menghindari berjabat tangan dengan seseorang. Jadi sebagai langkah pencegahan adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda dari dalam seperti makan makanan sehat. (Daily Mail)
Berita Terkait
-
Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Buku Keajaiban Sebuah Ciuman: Cerita Fantasi Kontemporer yang Menggugah
-
Rafathar Pergoki Pasangan Gay Ciuman, Teguran Nagita Slavina Tuai Pro Kontra
-
Pacaran Beneran, Jerome Kurnia Ngaku Baru Ciuman dengan Nadya Arina demi Film Penerbangan Terakhir
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri