Suara.com - Hampir 1,1 miliar warga Cina menderita karena merokok atau terpapar sebagai perokok pasif, kata seorang pejabat pada Sabtu (20/12/2012).
Sebanyak 336 juta orang yang berusia di atas 15 tahun adalah perokok, sedangkan sebanyak 738 juta orang lagi adalah perokok pasif, kata Jiang Yuan, Direktur Kantor Pengawasan Tembakau di Pusat bagi Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Cina.
Penyakit pernafasan, jantung dan kanker akibat rokok telah membebani perekonomian sebesar lebih dari 223,7 miliar yuan (35,9 miliar dolar AS) bagi rakyat yang berusia 35 tahun atau lebih, kata Jiang
"Cina harus melakukan tindakan pengendalian tembakau yang menyeluruh, jangka panjang dan efektif," kata Jiang Yuan, sebagaimana diberitakan Xinhua.
Cina sedang mempertimbangkan untuk melarang semua bentuk produk, penajaan, promosi dan iklan tembakau, demikian rancangan peraturan yang disiarkan di kantor urusan legislatif di jejaring Dewan Negara pada November.
Rancangan peraturan tersebut akan melarang orang merokok di semua jenis tempat umum tertutup dan tempat terbuka di taman kanak-kanak, sekolah, perguruan tinggi, rumah sakit perempuan dan anak serta semua tempat pelatihan kebugaran.
Masih pada November, Pemerintah Kota Beijing mensahkan satu peraturan anti-merokok untuk melarang orang merokok di semua tempat umum tertutup, tempat kerja dan kendaraan angkutan umum. Peraturan itu direncanakan berlaku pada 1 Juni tahun 2015. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kemenkes Akan Loloskan Aturan Standardisasi Kemasan, Pedagang Kaki Lima Terbebani dan Tegas Menolak
-
Saat 'Diterima Teman' Lebih Penting dari Kesehatan: Membedah Psikologi Remaja Pengguna Vape
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Putih Lawan Hitam
-
ICW Pertanyakan Komitmen Pemerintah Usai Purbaya Wacanakan Pemutihan Rokok Ilegal
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?