Suara.com - Jika selama ini menopause dianggap wajar pada perempuan berusia 50 tahun ke atas, sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan India justru mengatakan sebaliknya.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan perempuan mengalami menopause.
Rama Singh, seorang ahli genetika evolusi, dengan didukung teknologi komputer ia menetapkan bahwa sebenarnya menopause merupakan hasil seleksi alam yang tidak diinginkan oleh perempuan berusia tua alias lanjujt usia (lansia).
Seiring waktu, laki-laki lansia telah menunjukkan preferensi untuk memilih perempuan yang lebih muda sebagai pasangan dibanding dengan wanita seumurnya yang sudah tak lagi subur.
"Tidak ada perempuan yang ingin menua lebih cepat. Hal ini terkait dengan kemampuan reproduksinya yang semakin lambat seiring dengan umur yang menua," kata Singh.
Sementara pemikiran konvensional menyatakan bahwa menopause mencegah perempuan yang lebih tua agar tidak terus mereproduksi, pada kenyataannya, peneliti menemukan teori baru yang mengatakan bahwa menopause terjadi akibat kurangnya proses reproduksi yang dilakukan seorang perempuan. (Times of India)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
-
Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak
-
Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh
-
Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern