Suara.com - Mie sering dianggap sebagai salah satu jenis pangan yang tidak sehat di kalangan masyarakat Indonesia terutama mie instan.
Meski demikian, mie tak bisa dipandang sebelah mata karena anggapan tak bergizi ini. Pasalnya, menurut pakar gizi Gurmeet Gambhir dalam semangkuk mie terdapat gizi yang menyehatkan tubuh.
Menurutnya, jika mie instan mengandung bumbu instan dan pengawet yang tak baik jika dikonsumsi terus menerus, mie gandum atau mie bihun bisa jadi alternatifnya.
Namun, untuk mendapatkan manfaat gizi yang lengkap bagi kesehatan, meracik mie ini tak bisa sembarangan. Anda harus menambahkan sayuran dan bumbu rempah-rempah lainnya yang memiliki nilai gizi.
"Mie gandum mengandung lebih banyak serat dan vitamin.Cukup tambahkan beberapa sayuran lalu kombinasikan dengan bumbu lainnya dan saus seperti merica, saus tomat, sambal, saus kacang hitam, oregano, bawang putih dan sebagainya sehingga membuat mie lebig bergizi," ujar Ghambir.
Sedangkan bagi Anda yang lebih menyukai bihun, bisa menambahkan sayuran dan sumber protein seperti telur dan keju. Selain lebih kaya akan zat gizi, mie menjadi lebih istimewa dari segi rasa dan tampilan sehingga membuat Anda lebih nikmat saat menyantapnya. (Healthmeup)
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS