Suara.com - Salah satu dari tiga negara Afrika Barat, Liberia, yang paling parah terjangkit Ebola, dapat bebas dari virus tersebut pada akhir Februari setelah keberhasilannya menghentikan penyebaran.
"Ada 10 kasus terkonfirmasi Ebola hingga 12 Januari ini di seluruh penjuru negeri," kata Wakil Menteri Kesehatan Tolbert Nyenswah, yang memimpin gugus kerja Ebola Liberia, Kamis (16/1/2015) waktu setempat.
"Prediksi saya, jika kami melakukan semuanya, kami dapat mencapai angka nol pada akhir Februari." Liberia mengatakan pekan ini bahwa hanya dua dari 15 negara bagiannya yang masih memiliki kasus Ebola.
Menurut data WHO, epidemi terburuk dari virus itu tercatat telah menewaskan lebih dari 8.400 orang dan menginfeksi 21.200 orang di Liberia, Sierra Leone, dan Guinea sejak virus itu terdeteksi pada Maret. Lebih dari 3.500 orang tewas di Liberia.
Ledakan infeksi di ibukota Monrovia pada Agustus memicu kekhawatiran internasional, yang meningkat setelah seorang warga negara Liberia, Thomas Duncan, membawa infeksi virus itu ke Amerika Serikat sebulan kemudian.
Namun, sebuah reaksi besar-besaran dunia internasional - termasuk pengiriman ratusan prajurit Amerika Serikat - dan kampanye kewaspadaan publik membantu dan tingkat infeksi secara bertahap menurun.
Nyenswah mengatakan bahwa titik panas penyebaran Ebola sekarang ada di Grande Cape Mount, di dekat perbatasan Sierra Leone.
Kemajuan juga terjadi di Sierra Leone - yang mencatat jumlah kasus terbanyak - dan Guinea.
WHO mengatakan pada Rabu bahwa tiga negara itu telah mencatat jumlah terendah kasus baru mingguan selama berbulan-bukan terakhir. (Reuters/Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance