Suara.com - Sebuah penelitian baru-baru ini mengungkap manfaat mengonsumsi kenari setiap hari dapat mempertajam daya ingat seseorang.
Penelitian ini menunjukkan efek positif dari mengonsumsi kenari sebanyak 13 gram sehari dapat meningkatkan fungsi kognitif Anda termasuk kemampuan mengingat, konsentrasi dan kecepatan dalam memproses informasi.
Untuk sampai pada temuan ini, peneliti melibatkan orang dewasa berusia 20-59 tahun dan 60 tahun ke atas.
Lenore Arab, doktor dari David Geffen School of Medicine di University of California, Los Angeles, menemukan bahwa responden yang mengonsumsi kenari lebih banyak, secara signifikan dapat melalui enam tes kognitif lebih baik. Hasil ini terlepas dari faktor usia, jenis kelamin, maupun etnis.
"Analisis ini mendukung penelitian sebelumnya pada hewan dimana manfaat kenari dalam fungsi kognitif didapat setelah mengonsumsi sebanyak 13 gram," jelasnya.
Lebih lanjut, Arab mengatakan bahwa manfaat terhadap peningkatan fungsi kognitif ini dipengaruhi oleh kandungan antioksidan, serta sejumlah vitamin dan mineral yang dikandung kenari. Tak hanya itu, kenari juga mengandung alpha-linolenic acid (ALA) atau asam alfa lipoat yang dapat menjaga kesehatan jantung dan otak.
Oleh karena itu, kenari sangat dianjurkan sebagai camilan bagi penderita demensia alzheimer yang memiliki gangguan pada kemampuan otak. (Times of India)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat