Suara.com - Kram di bagian betis seringkali sialami menjelang tidur. Hal ini diakibatkan oleh aktifitas otot yang berlebihan. Kram otot bagian bawah kaki lebih sering terjadi ketimbang bagian tubuh lainnya. Kram ini biasanya menyerang hingga beberapa menit.
Sayangnya, belum diketahui secara pasti apa penyebab kram betis. Yang pasti, rasa sakit di bagian betis kaki akan muncul saat otot kaki melakukan aktifitas berat seperti berjalan kaki terlalu lama, naik gunung, bersepeda dan lain-lain.
Kram ini juga bisa disebabkan kurangnya natrium atau kalium dalam tingkat abnormal yang rendah, gangguan syaraf, cedera otot, kekurangan vitamin, pengaruh zat beracun dan polusi serta banyak lagi faktor pemicu lainnya.
Berikut tips mengatasi kram betis:
1. Minumlah obat penghilang nyeri sesuai saran dokter.
2. Kompres area kram dengan air panas.
3. Pijatan di kaki bisa mengurangi rasa sakit.
4. Lakukan diet seimbang.
5. Kurangi kejang otot dengan meletakkan batu es di area yang terasa sakit.
6. Hindari stres.
7. Jangan terlalu sering memaksa otot kaki melakukan aktifitas berat.
8. Aplikasi panas mujarab melancarkan peredaran darah dan menghilangkan rasa sakit di area kaki.
9. Olahraga teratur
10. Minum cukup air. Bisa ditambah dengan buah dan susu untuk menghindari dehidrasi.
11. Tarik ujung kaki ke atas atau ke arah dalam saat kram terjadi. (Dari berbagai sumber)
Tag
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia