Suara.com - Telah banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa teh hijau tak hanya baik untuk kecantikan, tetapi juga kesehatan. Dan kini, sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa teh hijau mampu membakar lemak tubuh bila diminum sebanyak tujuh cangkir per hari dan diimbangi dengan latihan fisik.
Studi yang dilakukan oleh peneliti dari Anglia Ruskin University ini juga berusaha menjawab perdebatan lama tentang apakah minuman ini memiliki efek samping pada lingkar pinggang.
Untuk sampai pada kesimpulan ini, penelitian menggunakan 14 orang yang dibagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama, terdiri dari tujuh orang, mengonsumsi kapsul ekstrak teh hijau tanpa kafein berisi 571 gram yang mengandung EGCG 400 mg, dan lainnya diberi plasebo.
Hasil studi menunjukkan tidak ada efek samping teh hijau tanpa kafein. Mereka yang mengonsumsi teh hijau mengalami penurunan lemak 1,63 persen, dibanding kelompok pengguna plasebo.
Dr Justin Roberts yang memimpin penelitian tersebut mengatakan bahwa penurunan lemak tubuh ini bisa terjadi, karena teh hijau mengandung antioksidan, Epigallocatechin-3-Gallate (EGCG) yang relatif tinggi.
Antioksidan ini tak hanya mampu melawat zat-zat pemicu kanker (karsinogen), tetapi juga mampu menghancurkan lemak dalam tubuh. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini