Banyak ibu menjadikan susu sebagai pengganti nutrisi saat anak sulit makan atau tak sempat mengonsumsi makanan padat. Namun, ternyata cara ini bukan langkah yang benar. Karena menurut Dr. Endang D. Lestari SpA(K), MPH, ketua UKK Gizi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), susu bukanlah pengganti makanan padat meskipun kandungan nutrisi pada susu termasuk lengkap.
"Susu tidak bisa jadi pengganti nutrisi makanan padat. Anak harus mendapat makanan yang padat seperti sayuran, karbohidrat, dan buah-buahan supaya fungsi ususnya bisa berjalan normal," ujarnya pada acara temu media yang diselenggarakan Wyeth Nutrition di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan banyak ibu yang memilih susu untuk mempercepat pemberian nutrisi bagi anak-anak yang tidak sempat sarapan di pagi hari.
"Susu sebaiknya hanya menjadi pelengkap nutrisi yang tidak didapatkan anak melalui makanan utama. Menurut penelitian, anak-anak makan sesuai angka kebutuhan gizi (AKG) hanya sedikit, untuk tumbuh dan berkembang butuh tambahan pasokan, jadi susu menjadi pelengkap asupan tersebut," imbuhnya.
Untuk menyiasati kesulitan makan pada anak-anak, Endang mengimbau para ibu mengkreasikan jenis makanan padat gizi untuk putra-putrinya. Sebaiknya waktu makan juga diberi jarak setiap tiga jam sekali dan biasakan untuk memberi makan ketika anak lapar dan menyudahi ketika anak sudah kenyang.
Berita Terkait
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
5 Susu Tinggi Protein untuk Lansia Usia 50 Tahun agar Tulang Kuat
-
Bukan Cuma Mewah, Ini 7 Kunci Utama Rumah yang Ideal untuk Anak
-
Resmi Cerai Secara Verstek, Raisa dan Hamish Daud Sepakati Co-Parenting
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!