Suara.com - Sebuah studi terkini menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D saat masa anak-anak dan remaja dapat meningkatkan risiko masalah jantung saat dewasa.
Dalam studi itu, para peneliti mengamati hubungan antara kekurangan vitamin D dan peningkatan ketebalan arteri, juga disebut peningkatan ketebalan karotid intima (IMT).
Mereka lalu menganalisa 2.148 orang partisipan dan mengukur tingkatan vitamin D mereka yang berusia tiga hingga 18 tahun. Menurut mereka, vitamin D optimalnya berada di angka 30 dan 50.
Para peneliti lalu memeriksa arteri para partisipan berusia 30 hingga 45 tahun. Penebalan arteri dipercaya merupakan faktor risiko berkembangnya penyakit jantung.
"Hasil studi kami memperlihatkan hubungan antara level vitamin D di bawah angka 25 di masa kanak-kanak dan meningkatnya risiko aterosklerosis subklinis," kata penulis studi dari Universitas Turku di Finlandia, Markus Juonala.
Hubungan ini, lanjut dia, tergantung faktor risiko kardiovaskular termasuk tekanan darah, lipid cerium, merokok, diet, aktivitas fisik, obesitas dan status sosio-ekonomim.
Para peneliti mencatat, temuan studi hanya menunjukkan hubungan antara kekurangan vitamin D dan ketebalan pembuluh arteri saat dewasa, bukan stroke dan risiko penyakit jantung. (Foxnews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!