Suara.com - Menurut sebuah penelitian terbaru, pasien yang sering mengonsumsi obat-obatan opioid atau obat penghilang rasa sakit lebih mungkin untuk mengalami depresi.
Penelitian sebelumnya memang telah menemukan kaitan antara depresi dengan penggunaan opioid oleh pasien, tapi studi ini berhasil mengidentifikasi hubungan antara peningkatan penggunaan opioid dan peningkatan depresi.
Jeffrey Scherrer, salah seorang profesor di Saint Louis University di Amerika Serikat menganalisis jawaban kuesioner dari 355 pasien yang sering mengeluh nyeri pinggang kronis pada dua tahun pertama. Para pasien juga melaporkan jangka waktu mereka menderita sakit kronis.
"Pasien yang mengalami nyeri akibat penyakit kronis yang dideritanya dapat diberikan resep obat yang lebih sesuai agar tidak berujung pada depresi jika diberikan opioid," ujar Scherrer.
Faktor yang berkontribusi untuk meningkatkan depresi, menurut penelitian ini bisa diakibatkan dari jumlah paparan morfin harian dan durasi paparan.
"Ini akan memunculkan intervensi tambahan untuk mengurangi risiko depresi pada pasien yang membutuhkan terapi opioid jangka panjang," tambahnya. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan