Suara.com - Seperti diketahui, makan yang berlebihan dan malas berolahraga adalah penyebab utama timbulnya kegemukan pada sebagian besar orang. Namun penelitian terbaru ini justru mengungkap hubungan antara paparan polusi udara dengan risiko kegemukan atau obesitas yang dialami seseorang.
"Kami menemukan bahwa orang yang terpapar polutan organik lebih tinggi bisa menyebabkan tubuh menjadi gemuk dan kadar kolesterol juga meningkat," kata Juan Pedro Arrebola dari University of Granada di Spanyol.
Faktor paparan polusi tersebut dianggap sebagai faktor utama yang dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskuler pada seseorang.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis tingkat polutan yang terakumulasi dalam jaringan lemak pada 300 lelaki dan perempuan di rumah sakit di Provinsi Granada.
"Seseorang yang terpapar polusi terutama melalui makanan yang dikonsumsi, akan secara bertahap mempengaruhi jumlah lemak tubuh," imbuh Arrebola.
Penelitian ini menggunakan metode statistik yang mengukur tingkat akumulasi dari beberapa polusi udara dan hubungannya dengan risiko obesitas dan peningkatan kadar kolesterol pada diri seseorang. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?