Suara.com - Untuk meningkatkan kesuburan baik pada lelaki maupun perempuan ada banyak cara yang bisa dilakukan.
Salah satunya adalah dengan diet sehat dan memperbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung nutrisi yang dapat meningkatkan kesuburan.
Seorang ahli gizi, Isabelle Obert berpendapat bahwa pola makan yang baik dapat mempengaruhi kesehatan sperma dan sel telur, bahkan sebelum mereka bertemu. Ia juga percaya diet yang kaya mineral, vitamin, lemak esensial dan protein bagi lelaki maupun perempuan dapat membantu banyak dalam masalah kehamilan.
"Banyak dari kita memutuskan untuk berpasangan atau menikah, padahal saat itu kita tidak memiliki gizi yang baik, sehingga akhirnya mengalami kesulitan memiliki anak," katanya.
Berikut adalah lanjutan beberapa makanan yang dapat meningkatkan kesuburan:
6. Telur
Ini adalah makanan bergizi yang dapat dengan mudah ditemukan. Telur sangat kaya nutrisi yang dapat meningkatkan kesuburan pasangan suami-istri.
Telur juga diketahui kaya akan kolin, yang menurut penelitian Cornell University dapat memberikan efek positif terhadap perkembangan janin sampai menjadi bayi bahkan hingga beranjak dewasa.
Selain itu, telur juga kaya akan vitamin, mineral dan lemak baik yang tentu saja merupakan sumber protein bagi tubuh.
Tips Penyajian: Coba rebus telur dengan campuran lada hitam, ditemani Muffin gandum dengan campuran bayam. Ini merupakan menu baik untuk makan malam yang sehat.
7. Kenari
Kenari memiliki nutrisi yang menyehatkan termasuk dapat melawan beberapa jenis kanker seperti, prostat dan kanker payudara.
Jika ingin memiliki kualitas sperma yang baik, coba makan kenari. Vitamin E, omega-3 dan lemak baik yang terdapat pada kenari juga baik untuk keseharan endometrium. Selain itu, kenari juga mengandung protein dan vitamin B tinggi.
Menurut sebuah studi, mengonsumsi kenari setiap hari dapat meningkatkan vitalitas, motilitas dan morfologi pria. Berarti kenari merupakan makanan yang wajib dikonsumsi pria untuk menjaga sperma tetap sehat dan cepat melesat ke dalam sel telur.
Tips Penyajian: Konsumsi kenari mentah sebagai camilan atau tambahkan sedikit penyedap untuk rasa yang lebih gurih.
8. Kinoa
Biji kecil ini sangat berguna untuk meningkatkan kesuburan, bergizi tinggi dan kaya akan protein. Kinoa bebas gluten dan memiliki kandungan mineral serta vitamin yang lengkap. Dapat dijadikan alternatif biji-bijian yang memang memiliki manfaat bagi kesehatan. Rutin mengonsumsi kinoa dapat mengoptimalkan kesuburan, karena kaya akan protein nabati.
Tips Penyajian: Masak kinoa seperti menanak nasi lalu sajikan dengan sayuran, bawang putih dan rempah-rampah. Jangan lupa perciki dengan sedikit minyak zaitun dan taburi kacang pinus panggang.
9. Selada
Jenis sayuran ini kaya nutrisi dan vitamin C, vitamin K, kalsium, beta-karoten, zat besi dan yodium. Salada juga dikenal sebagai makanan istimewa, karena kaya antioksidan yang dapat membantu mencegah dan memperlambat oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Beberapa studi menemukan salada memiliki sifat anti-kanker yang signifikan dapat membantu memperbaiki kerusakan DNA.
Tips Penyajian: sangat sayang jika salada digunakan sebagai hiasan belaka. Coba buat sup dan salad dengan bahan utamanya adalah salada.
10. Asparagus
Sayuran ini dikenal kaya akan antioksidan, vitamin C, dan folat. Folat penting untuk kesehatan reproduksi perempuan dan kesuburan lelaki.
Tips Penyajian: Celupkan asparagus ke telur rebus dan taburi dengan cuka. (Daily Mail)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital