Suara.com - Penelitian pernah menyebutkan bahwa melihat warna tertentu bisa membuat diri menjadi lebih rileks. Faktanya memang ada beberapa warna yang memiliki dampak positif bagi diri kita secara psikologis, emosional bahkan secara fisik.
Jika Anda sedang merasa stres, Anda dapat menggunakan warna sebagai medium untuk mengatasinya. Nah, warna apa saja sih yang bisa mengurangi stres? Yuk, intip lebih jauh!
1. Biru
Warna biru identik dengan kesan damai, tenang dan lembut. Inilah sebabnya warna biru memiliki kekuatan yang luar biasa untuk mengelola stres. Biru adalah warna yang membantu menenangkan pikiran, memperlambat detak jantung, menurunkan tekanan darah dan mengurangi kecemasan Anda. Biru diyakini memiliki sifat pendingin dan efek astringent. Anda bisa menggunakan cat berwarna biru untuk melapisi dinding kamar.
2. Hijau
Hijau adalah warna yang tenang karena melambangkan alam. Warna ini juga tampak indah dan menghibur sehingga membantu orang yang melihatnya lebih tenang dan selalu merasa segar.
3. Pink
Pink adalah warna lain yang juga mempromosikan ketenangan dan kedamaian. Bahkan, menurut ilmu Feng Shui, merah muda merupakan warna yang menyeimbangkan berbagai energi di sebuah ruangan. Meskipun pink dianggap sebagai warna feminin, warna ini tampak indah di hampir setiap ruangan.
4. Putih
Putih melambangkan kesucian dan kesegaran. Ini adalah warna yang tepat dipandang saat Anda merasa stres. Ruangan dengan cat putih dianggap paling ideal untuk wanita hamil. Tapi ingat bahwa putih yang dimaksud harus bersih dan cerah, tidak terlihat kotor dan kusam agar energi positif selalu mengelilingi Anda.
5. Violet
Violet menandakan kekuatan, kedamaian dan kebijaksanaan. Warna ini memiliki kapasitas untuk membawa keseimbangan dan membuat Anda merasakan ketenangan batin. Banyak yang menganggap dekorasi ruang mereka dengan warna ungu dapat membuat lingkungan yang damai. Warna violet juga dianggap baik untuk pertumbuhan tulang, menjaga kalium dan natrium agar tetap seimbang dalam tubuh.
Studi bahkan menunjukkan bahwa daya meditasi bisa sepuluh kali lebih besar di bawah sinar violet. Jadi, sekarang Anda tahu 'kan rahasia untuk meditasi yang kuat?
6. Abu-abu
Banyak dari kita berpikir abu-abu sebagai warna yang membosankan atau bahkan menyedihkan. Tetapi kenyataannya abu-abu memiliki sifat untuk menenangkan dan mendinginkan suasana. Abu-abu, ketika dipasangkan dengan elemen berwarna biru atau putih, dapat menciptakan suasana santai.
7. Kuning
Warna ini bisa membuat Anda merasa lebih hidup dan energik menghadapi hari. Jadi, jika Anda ingin selalu bersemangat saat menghadapi hari tak ada salahnya menggunakan warna kuning untuk mempermanis ruangan kamar Anda. (Times of India)
Berita Terkait
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau
-
Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Survei Global: Warga Amerika Serikat Khawatir dan Stres dengan Keputusan Donald Trump
-
Buku Petunjuk Hidup Bebas Stres dan Cemas: Sebuah Upaya Menghalau Kecemasan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!