- Bethsaida Hospital Gading Serpong kini menyediakan teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI untuk meningkatkan akurasi diagnosis medis.
- Teknologi SIGNA Hero dari GE HealthCare mempercepat waktu pemeriksaan hingga 50 persen dengan hasil gambar jauh lebih tajam.
- Inovasi ini mendukung penanganan cepat pada kasus kompleks seperti stroke, kanker, jantung, hingga cedera ortopedi pasien.
Suara.com - Penyakit serius seperti stroke, tumor otak, gangguan jantung, cedera ortopedi, hingga kanker sering kali membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat agar peluang kesembuhan pasien tetap optimal.
Dalam banyak kasus, ketepatan diagnosis menjadi penentu utama karena dokter harus mengambil keputusan medis dalam waktu singkat, terutama pada kondisi kritis yang berkaitan dengan “golden time” atau periode emas penanganan pasien.
Pada kasus stroke misalnya, keterlambatan beberapa menit saja dapat memengaruhi kondisi jaringan otak dan meningkatkan risiko kecacatan permanen. Begitu pula pada kanker, ketepatan membaca penyebaran jaringan abnormal sangat menentukan arah terapi yang akan diberikan.
Sementara pada gangguan jantung dan cedera ortopedi, detail pencitraan dibutuhkan agar dokter dapat melihat struktur organ, pembuluh darah, otot, ligamen, hingga jaringan lunak secara lebih akurat.
Karena itu, kebutuhan terhadap teknologi diagnostik dengan hasil gambar tajam dan waktu pemeriksaan yang efisien semakin penting di dunia medis modern.
Salah satu teknologi yang kini menjadi perhatian hadir di Bethsaida Hospital melalui MRI 3 Tesla berbasis Artificial Intelligence (AI) SIGNA Hero dari GE HealthCare yang mampu membantu dokter mendapatkan gambaran organ tubuh dengan detail lebih tinggi dibandingkan teknologi konvensional.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, mengatakan bahwa penguatan fasilitas diagnostik dilakukan untuk mendukung ketepatan, kecepatan, dan keselamatan pasien dalam berbagai kasus kompleks.
“Kami terus memperkuat fasilitas medis melalui pemanfaatan teknologi diagnostik terkini yang mendukung ketepatan, kecepatan, serta keselamatan pasien. Kehadiran MRI 3 Tesla SIGNA Hero ini semakin memperkuat layanan Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam melayani berbagai kebutuhan klinis, khususnya pada kasus-kasus kompleks seperti gangguan saraf, jantung, ortopedi, hingga onkologi,” ujar dr. Margareth.
MRI 3 Tesla sendiri merupakan teknologi pencitraan medis dengan kekuatan medan magnet lebih tinggi sehingga mampu menghasilkan visualisasi organ tubuh yang lebih detail.
Baca Juga: Dari Mana Asal Sel Kanker? Ini Pemicu dan Ciri-cirinya
Teknologi terbaru SIGNA Hero dari GE HealthCare juga telah dilengkapi sistem berbasis AI seperti AIR Recon DL dan Sonic DL yang membantu mempercepat proses pemeriksaan sekaligus meningkatkan kualitas gambar.
Dengan teknologi tersebut, dokter dapat memperoleh hasil pencitraan yang lebih tajam untuk mengevaluasi kondisi pasien secara lebih presisi. Keunggulan ini menjadi penting terutama pada organ yang terus bergerak seperti jantung atau pada area tubuh dengan struktur saraf yang sangat kompleks.
Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Thio Ananda Steven, Sp.Rad., menjelaskan bahwa teknologi MRI 3 Tesla berbasis AI membantu proses evaluasi medis menjadi lebih akurat sekaligus mendukung dokter klinisi menentukan langkah penanganan yang tepat bagi pasien.
“Dengan MRI 3 Tesla yang didukung teknologi AI, hasil pencitraan dapat diperoleh dengan kualitas yang lebih detail dan waktu pemeriksaan yang lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan pasien. Hal ini membantu kami dalam melakukan evaluasi secara lebih presisi, sekaligus mendukung dokter klinisi dalam menentukan langkah penanganan yang tepat bagi pasien,” jelas dr. Steven.
Ia menambahkan bahwa teknologi ini dapat digunakan untuk membantu mengevaluasi berbagai kondisi medis. Pada bidang saraf, MRI 3 Tesla dapat membantu melihat kondisi stroke, tumor otak, epilepsi, saraf terjepit, hingga kelainan tulang belakang.
Pada bidang jantung, alat ini membantu menilai struktur dan fungsi jantung, gangguan otot jantung, peradangan, hingga bekas serangan jantung. Sedangkan pada bidang ortopedi, MRI 3 Tesla bermanfaat untuk melihat cedera ligamen, meniskus, tendon, nyeri lutut, nyeri bahu, hingga cedera olahraga dengan lebih detail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak
-
Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan
-
Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah
-
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
-
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
-
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
-
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
-
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
-
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
-
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol