Health / Men
Selasa, 05 Mei 2015 | 15:32 WIB
Ilustrasi buang air besar (BAB). (Shutterstock)

Suara.com - Jika mengalami buang air besar (BAB) disertai darah, bisa jadi Anda mengalami wasir atau ambeien.

Dokter Panondang, Sp.B dari Rumah Wasir mengatakan wasir merupakan gangguan pada anus atau bibir anus yang mengalami pembengkakan dan pada beberapa kasus disertai perdarahan.

Seringkali pasien wasir mengalami ketidaknyamanan saat duduk sehingga menganggu aktivitasnya sehari-hari. Padahal wasir bisa dicegah jika seseorang melakukan pola hidup sehat.

"Banyak orang yang telah menggeser pola hidupnya menjadi tak sehat, kurang konsumsi serat hingga kurang olahraga. Akibatnya BAB menjadi sulit dan akhirnya sering mengejan untuk mengeluarkannya. Inilah yang menyebabkan anus mengalami pembengkakan," jelasnya dalam konferensi pers bertajuk 'Pengobatan Wasir saat Hamil' di Bekasi, Selasa (5/5/2015).

Nah, untuk mengenali beberapa gejala penyakit wasir. Yuk, simak ulasan berikut:

1.Ada darah saat BAB
Kondisi ini terjadi ketika anus terlalu mengejan saat buang air besar. Akibatnya pembuluh darah melebar sehingga darah akan keluar.

"Pembuluh vena itu tipis dan mudah pecah jika ada aktivitas mengejan maka bisa saja terjadi pendarahan saat BAB," kata Panondang.

2. Rasa panas di bagian anus
Rasa panas terjadi saat seseorang duduk terlalu lama atau setelah buang air besar (BAB). Menurut Panondang, rasa panas ini terjadi karena penekanan pada pembuluh darah vena sudah semakin besar.

3. Terdapat tonjolan di sekitar anus
Pembesaran pembuluh darah dapat berbentuk tonjolan yang keluar dari anus. Biasanya jika tonjolan sudah menjulur di bagian luar anus maka wasir sudah tergolong tahap lanjut dan sebaiknya dilakukan tindakan operasi.

4. Rasa nyeri usai BAB
Rasa sakit terjadi di anus terutama setelah BAB. Sakit bisa jadi akibat pecahnya pembuluh darah utamanya karena penekanan di feses.

5. Rasa gatal
Rasa gatal ini biasanya dipicu infeksi dari luka pada pembuluh darah yang pecah. Hal ini diperkuat karena anus merupakan tempat bermuaranya feses sehingga kemungkinan infeksinya tinggi.

Untuk kondisi wasir tahap awal biasanya dokter akan melakukan tindakan konservatif yakni memberi obat-obatan pereda nyeri. Sedangkan pada kasus lanjutan, operasi atau pembedahan bisa menjadi jalan satu-satunya agar pasien terhindar dari ketidaknyamanan saat mengidap wasir.

Load More