Suara.com - Anda mungkin sudah tahu jika duduk terlalu lama itu tak bagus untuk kesehatan. Berbagai masalah kesehatan akan timbul jika kebiasaan itu terus Anda lakukan.
Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa duduk dalam waktu yang lama setiap hari meningkatkan risiko kematian dini, serta penyakit jantung, diabetes dan kondisi kesehatan lainnya.
Sebenarnya Anda juga dapat mengatasinya dengan cara berolahraga seminggu sekali namun kenyataannya banyak orang tidak bisa melakukan itu. Hal ini membuat olahraga bukanlah solusi yang realistis untuk sekarang.
Nah, salah satu cara menyeimbangkannya adalah dengan melakukan aktivitas fisik tambahan dengan berjalan kaki selama dua menit setiap jam disela-sela pekerjaan yang memaksa Anda untuk duduk dalam waktu yang lama.
Penelitian yang dilakukan University Of Utah Health Sciences baru-baru ini menunjukkan, cara mengatasi duduk terlalu lama itu tidak bisa hanya dengan melakukan pergerakan seperti berdiri, atau merenggangkan seluruh badan. Anda harus berjalan kaki selama dua menit tiap jamnya untuk menghindari risiko buruk yang mengintai kesehatan Anda.
Para peneliti mengakui tak ada manfaat yang terlihat kentara dan cepat dirasakan ketika seseorang berjalan kaki dua menit di sela-sela seharian duduk di depan komputer dan di dalam ruangan. Tapi, dalam jangka panjang cara lini diyakini bisa menurunkan risiko kemungkinan kematian sebesar 33 persen.
"Yang menarik adalah ketika semua orang berfokus pada aktivitas yang memiliki intensitas berat atau sedang yang dapat dikaitkan dengan jumlah kematian rendah. Disini kita melihat bahwa aktivitas ringan juga memiliki kaitan dengan jumlah kematian yang lebih rendah pada suatu wilayah," kata peneliti utama, Srinivasan Beddhu.
Beddhu menjelaskan bahwa berjalan selama dua menit setiap jam itu juga menggunakan energi yang tidak sedikit. Coba bayangkan, kita berjalan selama dua menit dan itu dilakukan selama seminggu dengan rutin setiap jamnya, dengan asumsi 16 jam terjaga setiap hari, hasilnya berjalan dua menit setiap jam akan membakar kalori lebih dari 400 kkal setiap minggu.
Namun peneliti tetap menganjurkan para pekerja untuk melakukan aktivitas olahraga normal setiap minggunya minimal selama 2,5 jam. Olahraga normal ini dibutuhkan untuk memperkuat jantung, otot, dan tulang serta memberikan manfaat kesehatan yang tidak bisa diberikan oleh aktivitas ringan berjalan kaki. (Zeenews)
Tag
Berita Terkait
-
Bahaya Doomscrolling: Mengapa Terlalu Banyak Baca Berita Bisa Merusak Mental?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Bukan Dipendam, Begini Cara Memproses Emosi Negatif Agar Pikiran Kembali Tenang
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir
-
Menuju Zero Kusta, WHO Ajak Indonesia Perkuat Kolaborasi
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
Terkini
-
Telapak Kaki Datar pada Anak, Normal atau Perlu Diperiksa?
-
4 Rekomendasi Minuman Diabetes untuk Konsumsi Harian, Mana yang Lebih Aman?
-
Apa Itu Food Genomics, Diet Berbasis DNA yang Lagi Tren
-
Bosan Liburan Gitu-Gitu Aja? Yuk, Ajak Si Kecil Jadi Peracik Teh Cilik!
-
Menkes Tegaskan Kusta Bukan Kutukan: Sulit Menular, Bisa Sembuh, Fatalitas Hampir Nol
-
Kabar Gembira! Kusta Akan Diskrining Gratis Bareng Cek Kesehatan Nasional, Ini Rencananya
-
Era Baru Dunia Medis: Operasi Jarak Jauh Kini Bukan Lagi Sekadar Imajinasi
-
Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Dorong Program MMS bagi Ibu Hamil
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda