Suara.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkap kandungan antioksidan dalam kopi yang diklaim 500 kali lebih besar dibanding yang terkandung dalam vitamin C. Temuan ini menjadikan kopi sebagai pilihan yang tepat untuk mendapatkan efek sehat bagi tubuh.
Kandungan antioksidan ini biasa ditemukan dalam kopi silverskin yakni bagian terluar dari biji kopi yang biasanya dibuang selama pemrosesan. Padahal temuan menunjukkan bagian kopi ini justru kaya akan serat dan fenol yang baik jika dikonsumsi.
"Bagian kopi silverskin juga mengandung melanoidins yang dihasilkan selama proses pemanggangan. Ini pula yang membuat kopi berwarna cokelat," kata pemimpin penelitian Jose Angel Rufian Henares, seorang profesor dari University of Granada di Spanyol.
Peneliti menduga, sifat biologis melanoidins ini juga bisa dimanfaatkan untuk mencegah patogen berbahaya dalam produk makanan. Berdasarkan temuan ini, Henares dan tim peneliti menyimpulkan bahwa olahan kopi bisa didaur ulang untuk menciptakan sumber makanan baru.
"Ini juga bisa mengurangi dampak lingkungan dari zat buangan kopi saat proses pembuatannya," imbuh Hanares. (Zeenews)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi