Suara.com - Meski pahit banyak orang menggilai jenis minuman berwarna hitam ini. Bahkan pada beberapa orang, belum afdol rasanya menjalani hari tanpa secangkir kopi.
Banyak penelitian yang menunjukkan bahaya mengonsumsi kopi, tapi tak sedikit yang mengurai manfaat kopi bagi kesehatan.
Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan Monash University, Melbourne, Australia, kopi ternyata berfungsi sebagai antioksidan yang dapat melawan radikal bebas.
Dalam penelitian ini, tim Monash University bersama ahli kimia dari Illycafe menganalisis bagaimana antioksidan terdapat pada setiap pembuatan kopi. Untuk mendapatkan temuan ini peneliti menggunakan Electron Paramagnetic Resonance (EPR) spektroskopi.
"Kami mempelajari bahaya radikal bebas dan antioksidan dalam pembuatan kopi," kata Navarini, peneliti dari Monash University.
Temuan menunjukkan bahwa kopi yang mengandung antioksidan ternyata bisa menstabilkan radikal bebas yang mungkin masuk ke dalam kopi selama masa pemanggangan biji kopi. Inilah sebabnya beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan manfaat kopi yang bisa menurunkan berat badan hingga mencegah penyakit stroke hingga Alzheimer.
"Namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencari tahu apakah kopi mengandung antioksidan yang sama bagusnya dengan sayur dan buah," imbuh peneliti.
Selama mengonsumsi dalam jumlah tepat, tak ada salahnya mengonsumsi secangkir kopi untuk menemani hari Anda, bukan? (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh