Suara.com - Menjalani program diet ternyata tak boleh sembarangan. Terlebih bagi Anda yang mengidam-idamkan hasil yang instan.
Pasalnya, penurunan berat badan secara drastis bisa memicu timbulnya batu pada saluran empedu.
"Orang yang melakukan diet ketat biasanya asupan makanan yang masuk akan berkurang drastis, hal ini memicu penumpukan getah empedu karena tidak disalurkan langsung ke usus," kata dr Erik Rohmando Purba, SpPD dari Rumah Sakit Umum Bunda pada acara temu media baru-baru ini.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam kandung empedu terdapat enzim yang berfungsi untuk memecah makanan sebelum tersalurkan ke usus, jika jarang digunakan maka cairan ini akan semakin pekat dan mengeras membentuk pigmen batu. Inilah awal mula terjadinya batu empedu.
Jika seseorang terus menerus menjalani pola diet instan seperti ini, maka ia berpotensi mengalami peradangan akut pada kandung empedu.
"Biasanya ditandai dengan nyeri teramat sangat di bagian perut kanan atas. Ini bisa menurunkan kualitas hidup seseorang karena merasa nyeri, mudah lelah, hingga sulit berkonsentrasi dengan pekerjaannya," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI