Suara.com - Banyak langkah yang dilakukan orang untuk mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, salah satunya dengan melakukan sedot lemak hingga mengonsumsi obat-obatan instan yang dapat membahayakan kesehatan.
Menurut dokter spesialis gizi klinik dari Departemen Ilmu Gizi FKUI/RSCM, Fiastuti Witjaksono, lemak tetap memiliki manfaat bagi tubuh. Salah satunya adalah sebagai cadangan energi dan melindungi berbagai organ penting dalam tubuh.
"Lemak juga dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu penyerapan berbagai vitamin seperti, vitamin A, D, E, K serta menjaga bentuk dan suhu tubuh," katanya di Jakarta, belum lama ini.
Di balik manfaat yang diberikan lemak bagi tubuh, ia tetap menyarankan agar jumlah konsumsinya dibatasi. Untuk lemak jenuh atau lemak 'jahat' konsumsinya harus di bawah 7 persen dari kalori total per hari.
"Konsumsi lemak jenuh paling banyak per harinya 1,5-2 sendok makan per hari. Jika berlebihan bisa menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah," imbuhnya.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan menganjurkan konsumsi lemak per hari sebanyak 67 gram atau setara dengan 5 sendok makan minyak per harinya.
"Jadi sesuai anjuran Kemenkes bisa dihitung lagi, berapa lemak yang boleh dikonsumsi per harinya. Sebaiknya kita selalu perhatikan nutrition fact yang terdapat di setiap kemasan makanan untuk mempermudah menghitungnya," jelas Fiastuti.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!