Suara.com - Stres kerap dialami oleh banyak orang. Berbagai penyebab bisa memicu timbulnya stres seperti beban ekonomi, tuntutan pekerjaan, hingga masalah keluarga.
Menurut art therapist, Mutia Ribowo, ada cara mudah untuk mengatasi stres, yakni dengan mencoret-coret kertas. Kok bisa?
Mencoret merupakan hal yang paling gampang untuk dilakukan. Medianya pun hanya kertas, pulpen atau pensil. Bentuk gambarnya pun tak harus menyerupai sesuatu, bahkan gambar abstrak sudah bisa dikatagorikan sebagai coretan.
Tapi menurut Mutia, cara ini merupakan sebuah terapi seni sebagai pelampiasan ekspresi diri yang membuat seseorang menjadi lebih rileks sehingga terhindar dari stres.
"Coretannya mengalir saja nggak perlu dipikir mau gambar apa. Nggak usah takut jelek karena ini bukan dinilai, bisa sambil teleponan atau lagi senggang kita nyoret-nyoret aja apapun bentuknya, itu bisa bikin rileks," ungkap Mutia di sela-sela Talkshow Tumbuh Tinggi Gapai Mimpi bersama HiLo di Jakarta, Selasa (16/6/2015).
Selain membuat coretan, menggambar juga termasuk terapi seni yang bisa mengatasi rasa trauma. Menggambar, kata Mutia bisa membuat seseorang lebih rileks terhadap hal-hal yang harus dihadapinya.
Tag
Berita Terkait
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
-
Tak Hanya Cantik, 5 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Redakan Stres Menurut Ahli
-
Baru Terungkap! Dilan Janiyar Curhat Didukunin Asisten Pribadi Lewat Ritual Kelapa Hijau
-
Pria Harus Tahu, Begini Cara Tepat Merawat Kulit Wajah Berjerawat karena Hormon Kortisol
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!