Suara.com - Perempuan yang memiliki riwayat penyakit jantung ternyata lebih berisiko alami osteoporosis saat lanjut usia.
Hal ini diungkapkan peneliti dari University of Southampton yang mengatakan bahwa pasien penyakit jantung memiliki kepadatan mineral tulang yang jauh lebih rendah dibandingkan mereka yang sehat. Namun, kaitan antara penyakit jantung dan kepadatan tulang ini lebih terlihat pada perempuan.
Untuk mendapatkan temuan ini peneliti menganalisis 350 lelaki dan perempuan berusia 70-85 tahun yang menderita penyakit jantung koroner atau gagal jantung.
"Temuan ini sekaligus bisa menjadi acuan untuk mengelola osteoporosis pada lansia," kata Profesor Cyrus Cooper selaku peneliti utama.
Ia menambahkan bahwa kedua penyakit ini memang kerap menghantui para lansia. Namun kemunculan kedua penyakit ini tak hanya disebabkan oleh faktor usia, oleh karena itu Cooper mengharapkan penelitian lebih lanjut untuk mengupas kaitan kedua penyakit ini.
"Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme yang menjelaskan hubungan antara osteoporosis dan penyakit jantung," imbuh Cooper. (Zeenews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik