Suara.com - Siapa yang tidak tahu jika susu memiliki banyak manfaat. Hampir semua orang mengkonsumsinya agar mendapatkan kesehatan yang optimal. Pagi minum susu, siang minum susu, bahkan sebelum tidur pun banyak orang minum susu.
Ternyata faktanya, ada penelitian yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi susu secara berlebihan tidak baik juga untuk kesehatan.
Masalahnya lagi, susu yang beredar di masyarakat sekarang ini adalah jenis susu kemasan yang mengandung pengawet dan zat kimia yang dapat menurunkan kesehatan. Dampaknya, banyak anak-anak atau orang dewasa yang mengalami alergi pada susu.
Berikut beberapa bahaya kesehatan yang mungkin dapat ditimbulkan dari susu dan tidak banyak diketahui banyak orang, sebagaimana dilansir laman Boldsky:
1. Menyebabkan jerawat
Susu kebanyakan berasal dari sapi yang telah disuntik hormon. Hal ini dilakukan agar menghasilkan susu yang lebih banyak. Namun, jika terlalu banyak mengkonsumi susu, tingkat produksi hormon akan meningkat dan tumbuhlah jerawat yang tidak diinginkan. Kurangi asupan susu adalah cara terbaik untuk menjaga kemungkinan tersebut.
2. Menyebabkan kenaikan berat badan
Susu yang mengandung hormon dan berlabelkan full cream, bisa menyebabkan peningkatan berat badan yang drastis jika terlalu banyak dan sering dikonsumsi. Efek terburuk adalah memicu diabetes yang bisa mengganggu kesuburan pria maupun wanita.
3. Kolesterol tinggi
Banyak penelitian menunjukkan bahwa orang yang secara teratur minum susu memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi. Kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung seperti serangan jantung dan bahkan stroke.
4. Lebih mudah mengalami patah tulang
Mungkin hal ini agak berbeda dari yang kita ketahui selama ini bahwa susu membuat tulang menjadi kuat dan sehat. Faktanya jika terlalu banyak dikonsumsi, susu justru membuat tulang mudah rapuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan susu berlebih meningkatkan risiko patah tulang.
5. Menyebabkan kanker ovarium
Hormon yang ditemukan dalam susu jika dicampur dengan hormon lain yang dimiliki tubuh tak hanya menyebabkan masalah pada kulit, tetapi juga dapat meningkatkan risiko kanker ovarium. Oleh karena itu, menurunkan porsi susu 2 sampai 1 gelas perhari harus dilakukan.
6. Infeksi akibat bakteri
Biasanya sapi perah diberikan antibiotik untuk tetap sehat. Jika susu yang kita minum berasal dari sapi yang diberi antibiotik maka tubuh kita akan mengalami infeksi akibat bakteri. Tubuh pun akan mudah sakit dan pemberian antibiotik oleh dokter tidak akan berfungsi lagi.
7. Kanker prostat
Hal ini sama dengan yang terjadi pada kanker ovarium. Mungkin penyebarannya akan lama namun tidak salahnya untuk mencegah.
8. Alergi susu
Banyak orang yang memiliki alergi terhadap susu, hal ini disebabkan oleh lactose yang terkandung di dalam susu tidak bisa diterima oleh tubuh. Biasanya disebut dengan lactose intolerance.
9. Anafilaksi pada anak
Kebanyakan orangtua memberikan anaknya susu pada usia dini yang ternyata dapat mengembangkan alergi susu yang sangat parah. Alergi ini bisa semakin parah dan bahkan menyebabkan anafilaksi yang dapat mengakibatkan kematian atau kecacatan. Jadi perkenalkan susu untuk anak-anak Anda dengan bijak dan lebih selektif dalam menentukan susu yang cocok. [Boldsky]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata
-
Atasi Batuk Ringan hingga Napas Tidak Nyaman, Pendekatan Nutrisi Alami Kian Dipilih
-
Jangan Abaikan Kelainan Refraksi, Deteksi Dini Menentukan Masa Depan Generasi
-
Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
-
Awali 2026, Lilla Perkuat Peran sebagai Trusted Mom's Companion
-
Era Baru Kesehatan Mata: Solusi Tepat Mulai dari Ruang Dokter Hingga Mendapatkan Kacamata Baru
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!