Olivia Swedberg, anak perempuan berusia tiga tahun asal Nebraska, AS ini memang telah tiada. Tapi dalam hidupnya yang singkat, dia telah menjadi malaikan penyelamat bagi dua anak lainnya, yakni Lucas Goeller (2) dan Angelo Giorno (4) dari Hershey.
Sebelumnya, malaikat kecil ini didiganosis mengidap kanker otak yang mengancam nyawanya. Lauressa, sang ibu mengungkapkan bahwa penyakit yang diderita Olivia mengakibatkan harapan hidupnya sangat kecil.
Sebelum sang anak meninggal, Lauressa mendengar kisah Lucas Goeller yang membutuhkan donor hati. Ia pun menyampaikan niatnya untuk memberikan hati Olivia untuk menyelamatkan nyawa Lucas. Lucas lantas menerima transplantasi organ hati dari Olivia, meski golongan darah mereka berbeda.
Selain Lucas, balita lain yang beruntung mendapatkan donor organ dari Olivia adalah Angelo Giorno. Oleh dokter, Angelo didiganosis mengidap short gut syndrome, kondisi di mana usus berada di luar tubuhnya. Ia menerima donor usus dan limfa dari Olivia.
Meski buah hatinya telah tiada, Lauressa mengaku merasakan kedamaian dengan mendonorkan sebagian organ Olivia.
"Olivia adalah gadis kecil yang luar biasa dan kami akan selalu merindukannya. Saya harus ikhlas," kata Lauressa. (dailymail.co.uk)
Tag
Berita Terkait
-
Sempat Diderita Epy Kusnandar, Berapa Lama Orang dengan Kanker Otak Bisa Bertahan Hidup?
-
6 Penyebab Kanker Otak, Penyakit yang Sempat Diderita Epy Kusnandar Sebelum Meninggal Dunia
-
Bukan Fiksi, Film Ini Tampilkan Perjuangan Nyata Melawan Tumor Otak
-
Jadi Penyebab Kematian Terbanyak di Indonesia, Kenali Tanda Kanker Otak di Setiap Anggota Tubuh
-
Ketahui Faktor Genetik dan Lingkungan yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Otak
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Zero-Fluoroscopy, Solusi Minim Risiko Tangani Penyakit Jantung Bawaan Anak hingga Dewasa
-
Olahraga Saat Puasa? Ini Panduan Lengkap dari Ahli untuk Tetap Bugar Tanpa Mengganggu Ibadah
-
Google dan Meta Dituntut Karena Desain Aplikasi Bikin Anak Kecanduan
-
Bergerak dengan Benar, Kunci Hidup Lebih Berkualitas
-
Direkomendasikan Para Dokter, Ini Kandungan Jamtens Tangani Hipertensi dan Kolesterol
-
Perubahan Iklim Bikin Nyamuk DBD Makin Ganas, Dokter: Kini Bisa Berulang 2 Tahunan
-
Mengenal Ultra Low Contrast PCI, Pendekatan Tindakan Jantung yang Lebih Ramah Ginjal
-
Bukan Sekadar Timbangan: Mengapa Obesitas Resmi Jadi Penyakit Kronis di 2026?
-
Bayi Sering Gumoh? Umumnya Normal, Tapi Wajib Kenali Tanda Bahaya GERD
-
Melawan Angka Kematian Kanker yang Tinggi: Solusi Lokal untuk Akses Terapi yang Merata