Suara.com - Setelah melewati setangkain uji laboratorium, ilmuwan dari National Cancer Institute Amerika Serikat telah mengkonfirmasi bahwa ganja dapat membunuh sel kanker.
Hal ini terlihat dari penambahan halaman pada situs National Cancer Institute mengenai penggunaan ganja dan cannabinoids ke situs resmi tentang tanya jawab kanker.
Dalam situsnya, mereka menyatakan bahwa ganja dan cannabinoids memiliki manfaat dalam mengobati gejala kanker atau efek samping dari terapi kanker dan ganja telah terbukti dapat membunuh sel-sel kanker di laboratorium.
"Ganja dan cannabinoids telah dipelajari di laboratorium dan klinik dan memiliki efek untuk menghilangkan nyeri, mual, muntah, gelisah, dan kehilangan nafsu makan usai terapi," situs tersebut menambahkan.
Namun peneliti menekankan bahwa efek ganja membunuh sel kanker baru diujikan pada tikus dan memperoleh hasil yang baik. Mereka juga menjelaskan bahwa temuan ini belum siap untuk direkomendasikan sebagai obat yang bisa digunakan manusia dalam menghalau sel kanker.
Meskipun Cancer Research menunjukkan bahwa belum ada cukup bukti untuk menentukan apakah ganja efektif digunakan untuk pengobatan kanker, tetapi temuan ini bisa menjadi solusi baru dalam melawan pertumbuhan sel kanker. (Zeenews)
Berita Terkait
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Dari Parkiran Minimarket ke Rumah Kosong, Polda Metro Bongkar Peredaran 18 Kg Ganja di Jakbar!
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia