Suara.com - Saat haid, ada mitos mengatakan bahwa mengonsumsi soda dapat memperlancar haid sekaligus meredakan nyeri yang menyertainya. Nyatanya hal ini justru dibantah oleh konsultan nutrisi, Ria Amalia. Saat hamil, kaum hawa harus menghindari minuman bersoda.
"Minum soda saat haid dapat memperlancar itu hanya mitos. Justru soda harus dihindari kadena mengandung kafein," ungkap Ria pada peluncuran 'Aplikasi Hawa' di Jakarta, Kamis (28/8/2015).
Selain soda, menurut Ria ada beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari saat menstruasi. Apa saja?
Simak ulasan berikut:
1. Kafein
Kafein biasanya terkandung dalam kopi dan minuman bersoda. Menurut Ria, kafein bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Oleh karena itu, saat haid sebaiknya hindari mengonsumsi minuman berkafein karena bisa memicu sakit kepala, tubuh terasa tidak nyaman dan meningkatkan rasa cemas.
2. Gorengan
Makanan yang digoreng mengandung banyak minyak dan lemak yang bisa meningkatkan hormon estrogen sehingga menyebabkan rasa kram pada perut semakin menjadi-jadi. Sebaiknya hindari mengonsumsi goreng-gorengan saat haid.
3. Makanan olahan (kornet, keju, kecap, MSG)
Makanan kaleng atau olahan perku dihindari selama masa menstruasi karena kandungan sodium didalamnya sangat tinggi. Konsumsi sodium secara berlebihan bisa mempengaruhi penyimpanan air sehingga membuat tubuh membengkak.
4. Makanan mengandung gula
Makanan seperti ini dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan berpengaruh pada emosi. Anda juga menjadi cepat tersinggung ketika terlalu berlebihan dalam mengonsumsi makanan manis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak