Suara.com - Siapa yang tak bahagia bila punya kesempatan berkencan dengan orang yang menarik hati Anda. Namun, apa jadinya kalau kencan tersebut berakhir buruk karena berbagai sebab.
Bisa jadi lantaran si dia -- setelah bertemu dengan Anda -- ternyata tak terkesan atau tak merasakan adanya chemistry. Intinya, si dia menolak cinta Anda.
Nah, penolakan cinta ini sudah pasti akan membuat Anda sedih dan terluka. Buruknya lagi, kata seorang psikolog, penolakan cinta juga bisa menurunkan imunitas tubuh seperti mudah terserang flu sehingga tubuh semakin melemah dan stres atau depresi.
Psikolog Dr Linda Papadopoulus menemukan bahwa stres yang dialami seseorang akibat ditolak cintanya bahkan bisa menimbulkan bintik-bintik merah pada kulit.
"Reaksi kimia dalam tubuh yang ditimbulkan, karena stres akan meningkatkan hormon kortisol dan testoteron," jelasnya seperti dilansir Daily Mail.
Nah, peningkatan kortisol tersebut, lanjut Dr Linda, dapat mempengaruhi nafsu makan dan mengikat reseptor hipotalamus di otak. Tingkat kortisol yang tinggi itulah yang akan membuat seseorang ingin terus ngemil sehingga asupan kalori yang masuk ke tubuh jadi tinggi.
Sedangkan peningkatan testosteron akan merangsang sebaceous, mengeluarkan lebih banyak sebum pada kulit yang pada gilirannya menyebabkan bintik-bintik atau jerawat pada kulit.
Sebaliknya, kencan yang menyenangkan bisa mendorong pelepasan endorfin dan serotonin dalam tubuh. Kondisi ini membuat seseorang terlihat lebih bercahaya dan optimis dalam menyikapi hidup, termasuk perilaku kesehatan yang lebih positif seperti berolahraga dan pola makan yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala