Suara.com - Sedang mendambakan berat tubuh yang ideal? Cobalah untuk tidur tepat waktu. Pasalnya sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal October Sleep menunjukkan bahwa tidur terlalu larut bisa memicu kenaikan berat badan.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melibatkan 3300 remaja yang lahir antara tahun 1994 dan 2009. Hasil menunjukkan bahwa indeks massa tubuh responden mengalami kenaikan dua point setiap satu jam terlambat tidur dari waktu yang dianjurkan.
Bahkan meski seseorang membalas 'hutang' tidur mereka pada keesokan harinya, kenaikan indeks massa tubuh tetap terjadi.
"Obesitas sangat rentan dialami siapapun baik remaja maupun orang dewasa. Temuan ini diharapkan bisa memberikan pencerahan bagi mereka untuk tidur tepat waktu sebagai langkah pencegahan obesitas," kata penulis studi, Lauren Asarnow.
Menurut penelitian, memperhatikan waktu tidur bisa membantu mengelola berat badan selama masa transisi antara masa remaja dan dewasa. Menurutnya hal ini bisa menahan keinginan seseorang untuk makan tengah malam.
"Jika seseorang terjaga sampai larut malam, mungkin saja dia tidak bisa menahan keinginannya untuk makan junk food yang bisa memicu obesitas," imbuhnya.
"Orang-orang yang tidur larut malam juga lebih mungkin untuk kehilangan waktu makan sarapan, dan yang dikaitkan dengan penambahan berat badan," pungkasnya. (Foxnews)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?