Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membiasakan diri cuci tangan pakai sabun guna menghindari berbagai penyakit.
"Cuci tangan pakai sabun merupakan cara sederhana, murah dan sangat efektif untuk menghindari berbagai penyakit," kata Menkes Nila Moeloek di Jakarta, Minggu (18/10/2015)
Dia menyatakan hal tersebut terkait Puncak Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia bertemakan Tangan Bersih Pangkal Sehat.
Menkes mengingatkan, perilaku cuci tangan pakai sabun yang tepat dilakukan setelah melakukan aktivitas apa pun, sebelum menyiapkan makanan dan setelah buang air besar.
Selain itu, setelah memegang binatang, setelah memegang uang, sebelum menyusui bayi dan lain sebagainya.
"Perilaku mencuci tangan dengan sabun oleh masyarakat juga merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian balita," katanya.
Sementara itu, Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Imran Agus Nurali menambahkan kebiasaan cuci tangan pakai sabun bisa menurunkan angka kejadian diare.
Dia menambahkan, berdasarkan hasil riset WHO tahun 2005 diketahui bahwa perilaku CTPS dapat menurunkan kasus diare hingga 45 persen.
Cuci tangan pakai sabun juga mampu mencegah infeksi cacing, infeksi mata dan penyakit kulit.
Selain itu, mencegah penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.
Sementara itu, berdasarkan Hasil riset kesehatan dasar tahun 2013 menunjukkan bahwa proporsi penduduk umur lebih dari 10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar di Indonesia meningkat dari 23,2 persen pada 2007 menjadi 47 persen pada 2013. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026