Suara.com - Bagi para pekerja yang memiliki ritme beraktivitas mulai pagi hingga malam hari, tidur siang merupakan hal yang langka. Padahal, tidur siang bisa meningkatkan sistem kerja otak yang berpengaruh pada hasil kerja.
Hal ini terungkap melalui sebuah penelitian yang dilakukan University of Geneva. Dalam temuannya peneliti melihat bahwa tidur siang baik untuk meningkatkan memori otak.
Oleh karena itu, jika pekerja diberi kesempatan tidur siang selama beberapa menit maka bisa kembali fokus melakukan pekerjaannya.
"Selama tidur, informasi yang diserap akan dipindahkan dalam penyimpanan memori jangka panjang," kata peneliti utama Dr. Kinga Igloi.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis 31 responden yang diminta mengerjakan tugas. Sebelumnya mereka dibagi dalam dua kelompok, pertama yany diberi jatah tidur siang 90 menit dan kelompok kedua harus terjaga sepanjang hari saat mengerjakan tugasnya.
Kelompok yang diberi jatah tidur siang ternyata memiliki kemampuan yang baik dalam mengingat dibandingkan kelompok yang tidak mendapat tidur siang.
Peneliti mengatakan bahwa hal ini terkait dengan aktivitas pada hippocampus otak yang lebih besar pada mereka yang diberi jatah tidur siang. Hippocampus adalah area pada otak yang berperan dalam proses memori.
"Dengan manfaat tidur siang yang baik bagi memori, kami harap temuan ini bisa memberi gambaran bagi para pekerja untuk menyempatkan tidur siang," imbuh Igloi. (Daily Mail)
Berita Terkait
-
15 Ucapan Selamat Tidur untuk Pacar Bahasa Inggris, Manis dan Romantis Bikin Baper
-
11 Alasan 'Menyesakkan' Mengapa Kamu Terlalu Sering Tidur dan Mudah Menangis
-
Kurang Tidur Bukan Lencana Kehormatan, Inilah Racun Hustle Culture yang Merusak Hidup Saya
-
Habis Sahur Tidur Lagi? Ternyata Buat Pola Tidur dan Metabolisme Berantakan
-
Apakah Sholat Lailatul Qadar Harus Tidur Dulu? Ini Penjelasan Lengkapnya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD