Suara.com - Merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk yang sulit diberantas. Padahal berbagai penelitian telah mengungkap bahaya merokok bagi kesehatan.
Tak hanya itu, dr. Simon Salim, SpPD dari RSCM mengatakan bahwa merokok juga memiliki efek buruk bagi kesehatan setara dengan duduk selama 10 jam.
"Setiap penambahan dua jam duduk meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sebesar 5 persen. Bayangkan kalau duduk 10 jam berapa persen peningkatan risikonya. Dan risikonya juga didapat oleh orang yang merokok," ujarnya pada temu media "Berrrgerak 30" di Jakarta, belum lama ini.
Untuk itu Simon mengimbau agar masyarakat menghentikan kebiasaan buruk merokok dengan kegiatan lain yang lebih positif seperti olahraga. Bahkan menurutnya olahraga dapat membantu seseorang untuk lepas dari kebiasaan merokok.
"Salah satu aktivitas fisik yang bisa dilakukan adalah bersepeda. Penelitian menyebut bahwa bersepeda bisa mengurangi keinginan seseorang untuk merokok," imbuhnya.
Aktivitas fisik yang disarankan menurut Simon, harus memiliki intensitas sedang dan dilakukan secara rutin minimal 3-5 kali seminggu dengan durasi 30 menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia