Bola / Bola Dunia
Kamis, 16 Juli 2026 | 06:11 WIB
Potret Timnas Argentina usai tekuk Mesir 3-2 dan lolos perempat final (Instagram/@afaseleccionen)
Baca 10 detik
  • Timnas Argentina lolos ke final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Inggris 2-1.

  • Lautaro Martinez menjadi pahlawan kemenangan lewat gol sundulan di babak tambahan waktu.

  • Argentina akan menghadapi Spanyol pada laga final di Stadion MetLife, New Jersey.

Suara.com - Timnas Argentina berhasil mengunci tiket final Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Inggris lewat aksi heroik di menit-menit krusial. Duel sengit di Stadion Mercedes-Benz tersebut menjadi panggung pembuktian mental juara sang petahana yang sempat tertinggal.

Masuk sebagai pemain pengganti bukan halangan bagi Lautaro Martinez untuk menjadi pembeda di lapangan hijau. Penyerang andalan La Albiceleste ini rupanya sudah memiliki firasat kuat sebelum mencetak gol kemenangan.

"Saya memimpikannya (gol itu), sungguh. Saya mengatakan kepada Alexis (Mac Allister) bahwa saya akan mencetak gol," kata Lautaro selepas pertandingan dilansir laman resmi FIFA, Kamis (16/7/2026).

Thomas Tuchel menyoroti keputusan Argentina mengenakan jersi biru hitam saat melawan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 yang diyakini membawa keberuntungan. [Dok. IG AFA]

Keyakinan tinggi tersebut langsung ia tularkan kepada rekan-rekannya yang berada di area bench. Motivasi kuat itu menjadi bahan bakar instan begitu dirinya mendapat lampu hijau untuk merumput.

"Saya juga mengatakan kepada Facu Medina di bangku cadangan bahwa saya akan masuk dan memenangkan pertandingan. Dan akhirnya kesempatan itu datang kepada saya," ujar dia menambahkan.

Insting tajam striker Inter Milan itu terbukti nyata hanya beberapa saat setelah ia menginjakkan kaki di lapangan. Sundulan mautnya yang memanfaatkan umpan matang Lionel Messi di masa injury time sukses membalikkan kedudukan.

Sebelum momentum emas itu tercipta, asa Argentina sempat dihidupkan kembali oleh gelandang muda mereka. Gol penyeimbang tersebut memicu runtuhnya fokus lini pertahanan lawan yang mulai kedodoran.

"Enzo juga mencetak gol yang luar biasa. Sekarang setelah saya lebih tenang, saya bisa mengatakan bahwa tim ini terus menunjukkan karakter yang kami miliki," ujarnya.

Lautaro menganalisis bahwa perubahan strategi musuh di paruh kedua menjadi keuntungan besar bagi timnya. Skuad lawan terlihat kehilangan intensitas setelah memeras keringat secara spartan sejak awal laga.

Baca Juga: Kylian Mbappe Blak-blakan: Taktik Deschamps Bikin Prancis Gagal ke Final Piala Dunia

"Mereka tidak punya tenaga lagi, lalu memilih bertahan lebih dalam. Itu membuat kami lebih tenang saat mengalirkan bola. Kami mampu melebarkan permainan dan pada akhirnya mencetak dua gol," ucapnya.

Kemenangan dramatis dengan skor 2-1 ini membawa Argentina melangkah ke partai puncak turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Ini menjadi keberhasilan luar biasa bagi Lionel Messi dan kolega dalam mempertahankan dominasi global mereka.

Sebelumnya, langkah kaki Argentina sempat tertahan oleh permainan disiplin anak asuh Thomas Tuchel yang menekan sejak menit pertama. Namun, kematangan taktik dan ketenangan mental akhirnya menjadi pembeda kualitas kedua tim.

Kini, fokus sang juara bertahan langsung dialihkan pada laga pamungkas yang diprediksi berjalan jauh lebih sengit. Tantangan besar sudah menanti di depan mata demi merengkuh trofi emas berturut-turut.

Stadion MetLife di New Jersey akan menjadi saksi bisu pertempuran pamungkas antara dua kekuatan besar sepak bola. Laga perebutan takhta tertinggi ini dijadwalkan bergulir pada Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin (20/7) dini hari WIB.

Spanyol bakal menjadi batu ujian terakhir bagi Argentina setelah tim Matador tersebut mendepak Prancis dengan keunggulan dua gol tanpa balas. Duel klasik ini dipastikan menarik perhatian jutaan pasang mata di seluruh penjuru dunia.

Load More