-
Iran mengizinkan seorang tahanan wanita asal Amerika Serikat untuk segera meninggalkan negaranya.
-
Donald Trump memuji pembebasan tersebut dan menyebutnya sebagai sebuah gestur iktikad baik.
-
Militer Amerika Serikat tetap menggempur aset tempur Iran di kawasan Selat Hormuz.
Suara.com - Iran secara mengejutkan bebaskan seorang warga negara Amerika Serikat yang ditahan sejak Desember 2024 untuk meninggalkan wilayah mereka. Keputusan sepihak ini diambil tepat ketika militer Washington meluncurkan gelombang serangan udara kedua ke Teheran.
Pembebasan tahanan ini menjadi babak baru di tengah kecamuk kontak senjata yang sedang membara. Langkah diplomasi tak terduga tersebut berpotensi mengubah arah konfrontasi bersenjata kedua negara di wilayah Teluk.
Presiden AS Donald Trump langsung mengonfirmasi status terkini warganya yang sempat mendekam di penjara asing itu. Dikutip dari Al Jazeera, Komando Pusat AS (CENTCOM) juga memastikan operasi militer tetap berjalan untuk melumpuhkan aset musuh.
Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Donald Trump mengumumkan bahwa perempuan tersebut kini sudah berada di tempat aman. Tokoh nomor satu di Amerika Serikat itu mengapresiasi keputusan sepihak dari Teheran tersebut.
Trump secara terbuka menyebut tindakan pembebasan ini sebagai sebuah gestur iktikad baik. Ia juga memastikan bahwa kondisi kesehatan warganya tersebut berada dalam keadaan yang baik.
Di sisi lain, konflik bersenjata di jalur perdagangan internasional justru semakin tidak terkendali. Angkatan bersenjata Amerika Serikat terus menggempur titik-titik strategis pertahanan udara milik Iran.
Serangan terbaru ini sengaja dirancang untuk melumpuhkan unit tempur yang kerap mengancam kapal-kapal dagang. CENTCOM menyatakan tindakan tegas ini diambil karena mereka “menargetkan kemampuan militer Iran yang digunakan untuk mengancam kapal-kapal yang transit secara bebas melalui Selat Hormuz”.
Respons keras langsung datang dari petinggi parlemen sekaligus negosiator ulung di Teheran. Pihak Iran menegaskan posisi mereka yang tidak akan tinggal diam jika kedaulatannya terus diusik.
Ketua Parlemen Iran, Mohammed Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negaranya tidak pernah menyambut perang, begitu pula sekarang. Pernyataan ini menegaskan bahwa posisi Teheran sebenarnya menghindari opsi pertumpahan darah yang lebih luas.
Baca Juga: Jet Tempur Amerika Serikat Hancurkan Pos Rudal Iran
"Kita harus selalu siap untuk bertempur dan berdiri teguh demi melindungi keamanan dan kepentingan nasional kita,” kata Mohammed Bagher Ghalibaf.
Pernyataan tegas ini menjadi sinyal bahwa diplomasi pembebasan sandera bukan berarti Iran menyerah kalah.
Hubungan diplomatik antara Washington dan Teheran kembali berada di titik nadir dalam beberapa bulan terakhir. Penahanan warga negara AS pada akhir tahun lalu telah memicu kemarahan publik Amerika Serikat.
Situasi semakin rumit karena jalur pasokan logistik global di Selat Hormuz kerap menjadi arena pertempuran. Amerika Serikat mengklaim tindakan militernya murni untuk melindungi hak kebebasan navigasi internasional di perairan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja
-
Comeback Gila Argentina! Lautaro Martinez Hancurkan Mimpi Inggris