Suara.com - Musibah bisa terjadi kapanpun tanpa diduga. Salah satunya teriris pisau karena terlalu asyik memotong daging. Darah pun mengucur deras dan menimbulkan luka sayatan di tangan.
Lantas, pertolongan pertama apa yang harus dilakukan?
Menurut dr. Wahyuni Dian Purwati, SpEM dari RS Siloam Kebon jeruk, luka akibat teriris atau tertusuk pisau biasanya mengenai bagian pembuluh darah. Agar tak terjadi perdarahan, maka seseorang harus menghentikan lukanya.
"Pertama jangan panik. Luka akibat teriris atau tak sengaja menginjak pecahan kaca bisa ditangani sendiri. Caranya, ambil kassa atau kain yang bersih lalu tempelkan di bagian yang terluka. Setelah itu diikat lalu ditekan," ujarnya di Jakarrta, Rabu (18/11/2015).
Pertolongan pertama ini, menurut Dian, akan secara otomatis membuat pembuluh darah menghentikan cucuran darah.
"Kapan berhentinya tergantung seberapa besar lukanya. Kalau kecil biasanya tidak butuh waktu lama. Namun kalau lukanya besar, perlu tindakan lebih lanjut," pungkas Dian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli