Suara.com - Siapa sangka, dokter yang selama ini bertugas menyembuhkan penyakit pasien ternyata berada pada posisi berisiko mengalami depresi. Bahkan sebuah studi di Amerika Serikat mengungkapkan bahwa satu dari empat dokter muda memiliki gangguan kesehatan mental dibandingkan masyarakat umum.
Temuan pun mengungkap alasan di balik tingginya risiko stres yang dialami para dokter muda. Mulai dari jam kerja yang panjang, kurang tidur, hingga tekanan dari atasan.
Menurut peneliti, jika dokter saja bisa berisiko mengalami depresi, maka besar kemungkinan adanya kesalahan medis dalam merawat pasien yang dilakukan para dokter ini.
Peneliti utama, Douglas Mata selaku residen patologi dari Birgham and Women's Hospital dan Harvard Medical School mengungkap temuan ini berdasarkan analisis jurnal dari tahun 1963 hingga 2015.
Hasil analisis menunjukkan bahwa 29 persen dokter muda atau residen mengalami depresi dan jumlahnya terus meningkat seiring bertambahnya waktu.
"Temuan studi ini sangat mengkhawatirkan, terlebih profesi dokter merupakan profesi yang bersinggungan dengan banyak orang," ujar Mata. (Time)
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?
-
Rahasia Energi "Anti-Loyo" Anak Aktif: Lebih dari Sekadar Susu, Ini Soal Nutrisi yang Tepat!
-
Sinergi Medis Indonesia - India: Langkah Besar Kurangi Ketergantungan Berobat ke Luar Negeri
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api