Suara.com - Memiliki tubuh langsing adalah dambaan setiap perempuan. Tak heran bila banyak kaum Hawa melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diimpikannya itu.
Mulai dari cara yang sehat seperti diet yang diimbangi dengan rutin olahraga, hingga cara instan yang mengandung risiko seperti sedot lemak, operasi plastik, mengonsumsi pil pelangsing tubuh, dan masih banyak lagi.
Dari semua cara tersebut, tentu saja yang disarankan adalah cara aman yang menyehatkan. Cara ini tentu saja membutuhkan waktu dan kesabaran sehingga kesehatan tetap terjaga dan Anda pun mendapatkan bentuk tubuh yang proporsional.
Nah, salah satu cara alami yang menyehatkan untuk menurunkan tubuh, selain diet sehat yang diimbangi dengan rutin olahraga, Anda juga dapat melengkapinya dengan mengonsumsi minyak ikan.
Menurut studi terkini yang dilakukan peneliti dari Kyoto University, minyak ikan terbukti bisa menghancurkan lemak dalam tubuh lebih efisien, terutama untuk mereka yang berusia 30-40 tahun.
Peneliti mengatakan minyak ikan mengaktifkan reseptor pada saluran pencernaan, merangsang sistem saraf dan metabolisme lemak dalam tubuh. Kesimpulan ini didapat setelah peneliti melakukan percobaan pada sekelompok tikus.
Kelompok tikus pertama diberi makan makanan berlemak, sementara kelompok kedua diberi makanan berlemak dengan minyak ikan. Hasil menunjukkan bahwa lemak jenuh pada tikus-tikus di kelompok kedua 15-25 persen lebih rendah dan berat badannya lebih stabil 5-10 persen dibandingkan dengan tikus di kelompok pertama.
Kondisi tersebut terjadi karena minyak ikan merangsang produksi sel yang disebut "beige cells" yang mendukung efektifitas pembakar lemak dalam tubuh.
Jadi, mulai sekarang jika Anda ingin menurunkan berat badan, selain menerapkan diet sehat yang diimbangi dengan rutin latihan fisik, jangan lupa untuk menambah minyak ikan dalam diet harian Anda. Selamat mencoba. (thehealthsite.com)
Tag
Berita Terkait
-
Cintai Tubuhmu: Mengapa Kesehatan Mental Jauh Lebih Penting daripada Angka di Timbangan
-
Berat Badan Purbaya Turun 10 Kg usai 8 Bulan Jabat Menkeu
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat