Suara.com - Berbagi rezeki yang kita miliki kepada orang lain tak hanya membuncahkan kebahagiaan, tapi menurut penelitian juga berpengaruh terhadap status kesehatan seseorang.
Dalam penelitian yang dilakukan tim dari University of British Columbia, ditemukan bahwa berbagi bisa berefek pada penurunan tingkat tekanan darah seseorang.
Untuk mencapai keputusan ini peneliti melibatkan 128 peserra berusia 40 tahun ke atas yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi.
Mereka dibagi dalam dua kelompok. Pertama yang diberi uang dan diberi pilihan untuk menghabiskannya sendiri atau memberikannya kepada orang lain.
Ternyata mereka yang menghabiskan uang untuk orang lain, mengalami penurunan tingkat tekanan darah. "Kami menemukan bahwa mereka yang kerap menyisihkan sebagian uang yang dimiliki kepada orang lain rentan mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik ketimbang mereka yang mengeluarkannya untuk diri sendiri," ujar Ashley Whillans, salah satu peneliti.
Peneliti juga melihat bahwa konsep berbagi ini bisa memiliki efek jangka panjang pada penderita darah tinggi. "Berbagi telah terbukti dapat meredakan stres dan membantu beban hidup orang lain. Rasa puas telah membantu itu membuat tekanan darah menjadi stabil dan memunculkan perasaan tenang serta bahagia," imbuh Whillans.
Tak cukup membuktikannya dalam satu penelitian, Whillans pun melakukan penelitian kedua terhadap 186 lansia yang mengidap tekanan darah tinggi.
Hasil menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi peserta mengalami penurunan ketika mereka menerapkan konsep berbagi kepada mereka yang membutuhkan. (Huffington Post)
Berita Terkait
-
AdMedika Kerja Sama dengan BPD Kalsel Mengelola Manfaat Kesehatan Karyawan secara Modern
-
Manfaat di Balik Chuka Wakame, Salad Rumput Laut di Restoran Sushi yang Bikin Nagih
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Kanker Payudara Mengancam! Jaga Berat Badan Stabil Setelah Usia 35 Tahun
-
Suka Makan Mie Instan? Ini Tips Sehat untuk Mengonsumsinya
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan