Suara.com - Pada peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada 4 Februari, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek menegaskan bahwa 40 persen kanker bisa dicegah. Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat fokus untuk melakukan tindakan pencegahan melalui metode cerdik.
"Seperti penyakit pada umumnya, kanker juga bisa dicegah melalui pola hidup sehat. Polanya sangat mudah, ingat saja CERDIK. Yaitu, Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik , Diet seimbang, Istirahat yang cukup, dan Kelola Stres," ujar Menkes Nila usai membuka Seminar Nasional Hari Kanker Sedunia di RS Dharmais, Kamis (4/2/2016).
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk aktif melakukan deteksi dini terhadap gejala kanker dan memeriksakan diri ke dokter jika menemukan tanda-tanda yang mengarah ke kanker.
"Biaya pasti lebih mahal kalau sudah sampai rumah sakit. Jadi kita harus mencegahnya. Tapi kalau sudah ketemu tanda-tanda calon kanker, segera periksakan ke dokter. Jangan ditunda-tunda," tegas Menkes Nila.
Menkes juga mengatakan bahwa pengeluaran negara untuk penyakit kanker adalah kedua tertinggi setelah pengeluaran hemodialisa. Dengan tindakan pencegahan, biaya pengeluaran negara untuk pengobatan kanker bisa ditekan.
Berita Terkait
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Jangan Tunggu Negara! Lindungi Dirimu Sendiri dari Serangan Kanker
-
Kanker Paru Kerap Terlambat Diketahui, Cegah dengan Deteksi DIni Ini
-
Kanker Paru Kian Banyak Renggut Nyawa, Himpunan Dokter Desak Deteksi Dini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi