Suara.com - Banyak anggapan yang mengatakan bahwa peningkatan kolesterol jahat (LDL) yang memicu berbagai penyakit kardiovaskular mulai dari jantung, stroke, paling besar dipengaruhi oleh makanan. Memang, penelitian menyebut bahwa makanan bersantan dan gorengan dapat memicu kenaikan kolesterol.
Namun menurut dokter spesialis saraf RS Siloam Karawaci, Rocksy Fransisca, pemicu terbesar dari peningkatan kolesterol jahat adalah faktor stres. Ia menyebut, makanan hanya mempengaruhi satu dari tiga kasus kenaikan kolesterol.
"Kadar kolesterol hanya sepertiga yang dipengaruhi oleh makanan. Dua per tiga sisanya dipengaruhi oleh pikiran seperti stres, atau beban kerja yang berat," ujar dr Rocksy pada Pfizer Press Circle di Jakarta, Selasa (1/3/2016).
Lebih lanjut ia menambahkan, pada orang yang memiliki beban pikiran atau stres, tubuh memproduksi hormon kortisol secara berlebihan. Akibatnya produksi hormon ini memicu peningkatan kadar kolesterol jahat secara signifikan.
"Fakta ini pun sekaligus membantah bahwa orang kurus lebih kecil kemungkinan memiliki kolesterol jahat, lalu pada orang gemuk risikonya lebih tinggi," imbuh Rocksy.
Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat menghindari hal yang dapat memicu stres sehingga terbebas dari berbagai risiko penyakit.
"Jangan terlalu banyak memikirkan sesuatu yang membuat stres. Jalani pola hidup sehat dan enyahkan dari hal-hal yang membuat stres," pungkas Rocksy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem