Suara.com - Penyakit memang tak pandang bulu. Ia bisa menyerang tua maupun muda baik perempuan maupun laki-laki. Tapi ada beberapa jenis penyakit yang paling banyak menyerang kaum Hawa.
Oleh karena itu Anda harus meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari serangan beberapa penyakit tersebut.
Yuk, simak lima masalah kesehatan utama yang kerap dihadapi kaum perempuan, seperti dilansir Zeenews.
1. Kanker
Ya, penyakit kronis ini paling banyak menghantui perempuan. Bahkan kanker payudara dan kanker serviks disebut-sebut sebagai penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian pada seluruh perempuan di dunia.
2. Kesehatan mental
Studi menunjukkan bahwa perempuan lebih rentan mengalami masalah depresi dan kecemasan dibandingkan laki-laki, karena perbedaan biologis. Sementara depresi adalah masalah kesehatan mental yang paling banyak diderita perempuan, bunuh diri merupakan penyebab utama kematian bagi perempuan berusia 20 hingga 59 tahun di seluruh dunia.
3. Penyakit kardiovaskular
Jika selama ini penyakit jantung selalu dikaitkan dengan masalah kesehatan laki-laki, National Health Studies menyebut bahwa perempuan lebih mungkin untuk mengalami kematian akibat penyakit jantung dibandingkan laki-laki.
Para ilmuwan mengungkapkan bahwa serangan jantung pada perempuan memiliki gejala yang berbeda bahkan lebih berbahaya daripada yang dialami laki-laki.
4. Kesehatan reproduksi
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), masalah kesehatan seksual dan reproduksi paling banyak dialami perempuan berusia 15-44 tahun. Penyebabnya tentu saja hubungan seks yang tak aman.
5. HIV/AIDS
Menurut WHO, HIV/AIDS adalah penyebab utama kematian bagi perempuan berusia antara 15 sampai 44 tahun. Bahkan kini masih banyak perempuan yang masih berjuang untuk melindungi diri terhadap penularan HIV dari suami dan berupaya mendapatkan pengobatan secepat mungkin jika tertular.
Jadi, mulai sekarang perempuan harus lebih berhati-hati ya agar terhindar dari penyakit tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Kasus Kanker Masih Tinggi di Indonesia, Pakar Dorong Perawatan yang Lebih Personal
-
Ulasan Buku Kamu Tidak Salah, Ketika Empati Menjadi Kunci Penyembuhan
-
Saat Regulasi Bertemu Realitas: Upaya Nyata Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Rumah Tangga
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?
-
Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak
-
Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa
-
Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak
-
Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?
-
Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya