Suara.com - Menurut sebuah penelitian terkini, gigi yang mudah lepas bisa menjadi tanda adanya penyakit jantung yang diderita seseorang.
Ya, kondisi gigi yang mudah lepas kerap dikaitkan dengan infeksi gigi bernama periodontitis. Infeksi ini bisa merusak jaringan lunak dan tulang gigi sehingga membuat gigi mudah copot.
Selain mengganggu penampilan dan fungsi menyunyah, gigi yang copot juga bisa menjadi indikator untuk risiko penyakit jantung, stroke, dan masalah kesehatan lainnya.
Temuan ini diperoleh tim peneliti dari Finlandia yang mencoba menganalisis kondisi hilangnya gigi dengan prevalensi penyakit lainnya pada 8446 responden selama 13 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengalami kehilangan gigi hingga 5 buah berkorelasi dengan 60 persen sampai 140 persen peningkatan risiko untuk kejadian penyakit jantung di masa depan. Sedangkan kehilangan gigi sebanyak 9 buah meningkatkan risiko penyakit jantung sebanyak 51 persen, diabetes 31 persen dan kematian 37 persen.
Peneliti menegaskan, jumlah gigi yang lepas dapat dijadikan indikator adanya penyakit kronis yang mungkin diidap selain memperhatikan faktor risiko lainnya. (Times of India)
Tag
Berita Terkait
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial
-
Novel Ziarah, Sebuah Perenungan tentang Hidup dan Kematian
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?