Suara.com - Rasa ngilu akibat gigi sensitif mungkin kerap diabaikan oleh banyak orang. Padahal, keadaan ini pasti sangat mengganggu keseharian.
Pakar Kesehatan Gigi dan Mulut, drg Sabai Asmaraghrya mengatakan, sebuah studi yang dilakukan oleh University of Sheffield, Inggris menunjukan, rasa ngilu karena gigi sensitif ini ternyata dapat mengganggu kenyamanan dan keseruan bersosialisasi.
Setidaknya, lanjut dia, ada tiga dampak yang bisa dialami, yakni dampak secara fungsional, emosional dan sosial. Dampak fungsional, jelas Sabai, adalah dampak yang langsung terjadi pada fungsi tubuh.
"Biasanya rasa ngilu terjadi ketika kita mengonsumsi makanan dan minuman yang terlalu manis, asam, dingin dan panas. Nah, saat ngilu muncul biasanya kita jadi malas makan atau minum. Kalau sudah begini, nutrisi jadi tidak tercukupi, kesehatan menurun," ujar dia dalam acara 'Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival' di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2016).
Selain itu, rasa ngilu akibat gigi sensitif juga memberikan dampak emosional bagi seseorang. Dampak ini terjadi saat rasa ngilu mulai merusak suasana hati. Di mana yang tadinya baik-baik saja, saat ngilu muncul, suasana hati menjadi berantakan.
Dan yang terakhir adalah dampak bersosialisasi. Seseorang yang mengalami rasa ngilu akibat gigi sensitif menjadi malas bersosialisasi, bertemu banyak orang dan susah berbicara.
Inilah yang menjadi alasan mengapa gigi terasa ngilu jangan dianggap remeh. Segeralah kunjungi dokter gigi untuk mencari tahu apa penyebabnya, dan mulailah memilih pasta gigi yang tepat untuk gigi sensitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?