Suara.com - Anda tidak merokok? Jangan lantas Anda merasa sehat! Karena, hidup sehat tak hanya dikaitkan dengan menghindari asap rokok atau bahkan mengisapnya sendiri.
Secara tak disadari, selama ini Anda mungkin melakukan hal-hal yang tak sehat yang bahayanya setara dengan menghisap rokok karena dapat memicu kanker. Berikut enam kebiasaan yang memiliki bahaya setara menghisap rokok berikut ini.
1. Duduk sepanjang hari
Bahkan jika Anda senantiasa berolahraga secara teratur, kebiasaan duduk untuk waktu yang lama, apakah di meja atau di mobil, tetap menempatkan Anda pada berbagai risiko kesehatan. Menurut Departemen Pelayanan Kanker di Kanada, gaya hidup tak aktif terkait dengan risiko kanker, di antaranya kanker payudara, usus, prostat, dan kanker paru-paru.
Untuk mencegah risiko ini, setiap tiga jam sekali bangkit dari tempat duduk Anda. Lakukan aktivitas lain yang menuntut Anda untuk bergerak seperti membuat teh, atau mengambil segelas air mineral yang jauh dari meja kerja Anda.
2. Makan daging dan keju berlebihan
Dua jenis makanan di atas kaya akan protein hewani jenis IGF-1, suatu hormon yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel-sel kanker. Dan sebuah studi yang dilakukan University of Southern California baru-baru ini menemukan bahwa orang yang diet tinggi protein hewani pada usia pertengahan empat kali lebih mungkin untuk meninggal akibat kanker dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tinggi protein hewani.
3. Memasak dengan kompor gas
Kini hampir di setiap dapur masyarakat Indonesia menggunakan kompor gas untuk memasak. Meski lebih efisien karena masakan lebih cepat matang, ternyata kandungan zat-zat di dalam gas dapat mencemari makanan dan tubuh Anda jika terhirup.
Bahkan sebuah studi pada Desember 2013 lalu yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives menemukan bahwa kontaminasi zat-zat dari gas secara teratur mempengaruhi kesehatan paru-paru seseorang.
4. Memasak dengan minyak yang salah
Studi telah menunjukkan bahwa minyak suhu tinggi yang digunakan saat memasak dapat melepaskan partikel aldehida, dan hidrokarbon aromatik polisiklik, dimana semua senyawa tersebut juga ditemukan dalam asap rokok. Sebaiknya pilih jenis minyak goreng yang sesuai dengan menu masakan Anda. Jika menggunakan minyak zaitun, pastikan tidak untuk menggoreng dalam suhu tinggi. Dan gunakan minyak goreng jenis lain yang memang sesuai untuk memasak pada suhu tinggi.
5. Tanning di dalam ruangan
Sebuah penelitian terbaru di Journal of American Medical Association memperkirakan bahwa tanning indoor yang kini banyak tersedia di klinik kecantikan dapat menyebabkan sekitar 420.000 kasus kanker kulit di AS setiap tahunnya. Jadi jangan korbankan kesehatan demi tampilan yang Anda idam-idamkan.
6. Tidak cukup tidur
Kurang tidur tak hanya membuat Anda mengantuk keesokan harinya tapi juga dapat menurunkan suasana hati. Bahkan lebih dari itu kurang mendapat tidur yang cukup dapat berakibat munculnya sederet penyakit kronis mulai dari tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke. Jadi pastikan Anda mendapatkan tidur yang cukup setiap hari minimal 7-8 jam. (Womenshealtgmag.com)
Tag
Berita Terkait
-
3 Cerpen Paling Unik dari 'Lelaki Paruh Baya yang Menikah dengan Maut'
-
Membaca Lelaki Tua dan Laut: Tentang Kekuatan Mental dan Seni Bertahan
-
Lelaki yang Selalu Duduk di Tepian Dipan Kayu
-
Analisis Konflik Batin dan Kekerasan Seksual dalam Novel Lelaki Harimau Eka Kurniawan
-
Balada Lelaki Tua di Lampu Merah
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal
-
Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa
-
Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah
-
Rahasia Mengapa Kepemimpinan Perempuan Jadi Kunci Sukses Kesehatan Ibu dan Anak di Indonesia
-
Siap-Siap Lari Sambil Menjelajahi Pesona Heritage dan Kuliner di Jantung Jawa Tengah
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini