Entertainment / Gosip
Minggu, 19 April 2026 | 16:00 WIB
Ada Suara Perempuan Nanyi saat Wali Kota Padang Maigus Nasir tengah pidato di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah pada Jumat, 17 April 2026 [TikTok/matarakyatsumbar.id]

Suara.com - Sebuah momen tak terduga terjadi saat Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, tengah berpidato saat membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah pada Jumat, 17 April 2026.

Acara yang sejatinya berlangsung tenang itu harus terganggu lantaran adanya suara perempuan bernyanyi di tengah pidato yang disampaikan Wali Kota Padang tersebut.

Momen itu terjadi saat Maigus menyampaikan pidatonya di hadapan para hadirin.

Unggahan yang pertama kali dibagikan akun TikTok @matarakyatsumbar.id itu memperlihatkan saat Maigus tengah menyampaikan harapannya untuk Kota Padang.

“Yang ketiga, bapak ibu semua mohon dukungan kita semua. Kita tidak berharap lagi MTQ ke depan kafilahnya dari luar. Saya sudah sampaikan kepada Buya Suardi” kata Maigus.

Belum sempat ia melanjutkan pidatonya, tiba-tiba dari pengeras suara terdengar suara perempuan bernyanyi lagu “Lelaki Cadangan” yang dipopulerkan oleh Tika dan Tiwi dalam grup T2.

Sontak saja insiden itu membuat hadirin yang mendengarnya tertawa. Namun Maigus terlihat kebingungan. Ia bahkan celingak-celinguk mencari sumber suara tersebut.

Ia lalu terlihat memanggil panitia untuk memeriksa sound system yang digunakan sebagai pengeras suara.

Baca Juga: Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara

Alih-alih marah, Maigus justru terlihat mencairkan suasana di tengah insiden tersebut.

“Enggak apa-apa, itu tandanya MTQ Koto Tangah akan sukses, tepuk tangan,” ujarnya yang disambut riuh hadirin.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-42 tingkat Kecamatan Koto Tangah yang digelar di halaman Kantor Camat Koto Tangah [tangkap layar]

Sementara itu, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan menyebut isnsiden tersebut murni akibat human error.

Dugaan sementara ada gangguan dari mikrofon wireless di sekitar lokasi yang tak terdeteksi sistem.

"Bluetooth sudah mati, dan tombol mic lain. Cuma mic yang hidup yang digunakan pak Wakil Wali Kota. Jaringan juga sudah dimatikan. Kami sudah konfirmasi ke penyedia sound system dan protokoler. Mungkin ada mic wireless orang di sekitar tembus ke lokasi acara," ungkap Fizla.

Atas insiden tak terduga itu, netizen turut memberikan berbagai komentarnya.

Load More