Suara.com - Mungkin banyak dari kita pernah menepis atau mengabaikan kondisi tubuh saat menunjukkan ketidaknyamanan atau perubahan. Kita kerap berpikir bahwa apa yang terjadi, bukanlah sesuatu yang serius dan tidak harus segera diperiksakan ke dokter.
Kita juga lebih sering memilih untuk pergi memeriksakan diri ke dokter, saat sakit sudah mulai parah dan mengganggu aktivitas. Inilah yang menyebabkan banyak orang telat ditangani saat ia menderita penyakit.
Atau bahkan, ada beberapa penyakit serius, yang bahkan tidak disertai tanda-tanda, sehingga kita kerap tidak menyadarinya bahwa diri kita sedang menderita sakit tertentu. Berikut beberapa tanda penyakit yang sering diabaikan seseorang, yang dilansir Boldsky.
1. Perdarahan vagina
Ketika ada perdarahan vagina, bahkan setelah menopause, Anda harus segera mengetahui apa penyebabnya. Karena hal ini dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon atau bahkan sinyal rahim atau kanker endometrium. Pada perempuan dari setiap kelompok usia, jenis keputihan yang berbau busuk dan menyebabkan gatal-gatal vagina tidak boleh diabaikan. Ini bisa menjadi tanda kanker serviks atau kanker tuba falopi.
2. Kehilamgan berat badan
Jika Anda tiba-tiba mulai kehilangan berat badan tanpa alasan apapun, berhati-hatilah dan pergi dan memeriksakan diri ke dokter. Ini bisa disebabkan kelainan hormonal seperti hipertiroid atau bisa juga karena diabetes. Dalam kasus tertentu, penurunan berat badan mendadak terjadi karena kanker usus besar.
3. Sering buang air kecil
Peningkatan mendadak sering buang air kecil dapat disebabkan oleh diabetes. Hal ini juga dapat disebabkan oleh fibroid rahim menekan kandung kemih Anda atau hal lainnya seperti tumor jinak atau kanker.
4. Perut kembung
Perut kembung sesekali adalah hal yang normal, terutama ketika Anda sedang menstruasi. Namun, jika perut Anda terus-menerus membengkak tanpa alasan, segera periksakan diri, karena mungkin Anda memiliki kanker ovarium. Ini bisa disebabkan karena cairan di dalam perut yang semakin banyak.
5. Terus kelelahan
Jika Anda merasa lelah setelah tidur delapan jam dan terus-menerus merasa lelah hingga tidak dapat melanjutkan kegiatan Anda, cepatlah periksakan diri. Ini bisa mengindikasikan anemia, depresi, gangguan mood atau bahkan hipotiroidisme.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Gaya Hidup Sedentari Tingkatkan Risiko Gangguan Muskuloskeletal, Fisioterapi Jadi Kunci Pencegahan
-
Hati-hati saat Banjir! Jangan Biarkan 6 Penyakit Ini Menyerang Keluarga Anda
-
Pankreas, Organ yang Jarang Disapa Tapi Selalu Bekerja Diam-Diam
-
Perawatan Kulit Personal Berbasis Medis, Solusi Praktis di Tengah Rutinitas
-
Implan Gigi Jadi Solusi Modern Atasi Masalah Gigi Hilang, Ini Penjelasan Ahli
-
Apa Beda Super Flu dengan Flu Biasa? Penyakitnya Sudah Ada di Indonesia
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin