Suara.com - Berenang ternyata tak hanya bermanfaat bagi kesehatan fisik, tapi juga bagi peningkatan fungsi otak.
Sebuah studi menemukan bahwa berenang dapat meningkatkan sirkulasi darah menuju otak. Temuan menunjukkan, perenang memiliki tingkat intelegensi yang lebih tinggi dibandingkan nonperenang.
Peneliti mengemukakan, ketika tubuh direndam dalam air hingga mencapai dada, sirkulasi darah ke berbagai bagian tubuh lainnya termasuk otak semakin lancar.
Bahkan perenang dilaporkan memiliki risiko yang rendah mengidap penyakit kardiovaskular hingga stroke karena tingginya frekuensi merendamkan diri ke dalam air.
Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti menganalisis 10 responden yang memiliki hobi berenang maupun yang tidak menyukai olahraga ini. Hasilnya, responden yang hobi berenang memiliki denyut jantung cenderung stabil dan tingkat intelegensi yang tinggi.
Tak hanya itu, berenang juga dapat melepaskan hormon endorfin dan meningkatkan neurogenesis hippocampal, dimana dapat mendorong regenerasi sel-sel baru di otak. Dengan semua manfaat yang dihasilkan, berenang bisa jadi pilihan bagi Anda untuk melakukan aktivitas fisik. (Boldsky)
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?
-
Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius