Suara.com - Anak-anak membutuhkan nutrisi yang seimbang untuk kebutuhan tumbuh kembangnya. Namun mereka memiliki kecenderungan untuk menyukai makanan tertentu saja dan sayangnya anak justru kurang menyukai makanan yang baik bagi kesehatannya.
Beranjak dari kondisi tersebut sekaligus memperingati Hari Anak Nasional, Qraved melakukan survei kepada 1,587 orang tua di Jakarta tentang kesadaran mereka terhadap makanan yang dikonsumsi anak (5 – 16 tahun) saat berada di luar rumah.
Hasil survei menunjukkan sebanyak 56 persen orang tua mengaku membebaskan anaknya untuk jajan apa saja yang mereka mau saat berada di luar rumah. Hal ini dilakukan orang tua lantaran mereka sibuk bekerja.
Mengontrol asupan makan anak saat berada di luar memang tidak mudah. Berbagai upaya dilakukan orang tua agar anak mereka tidak makan sembarangan.
Terkait kebiasaan baik dan sehat ini, hasil survei menunjukkan 62 persen orang tua membawakan bekal untuk anak mereka, dan 30 persen orang tua mengurangi jumlah uang jajan anak. Kemudian 6 persen orang tua antar jemput anak mereka di sekolah dan terakhir hanya 2 persen orang tua meminta guru di sekolah untuk melakukan pengawasan.
Meski jajan sembarangan kerap menimbulkan masalah kesehatan, namun kondisi ini tidak lantas membuat anak kapok menyantap makanan tak sehat bagi tubuh. Ini terbukti hasil survei yang menjukkan 45 persen anak setidaknya 3 kali jatuh sakit dalam jangka waktu satu tahun, karena jajan sembarangan.
Lalu ada 22 persen anak jatuh sakit 2 kali dalam setahun, 15 persen anak 1 kali jatuh sakit dalam setahun, 4 persen anak jatuh sakit 4 kali dalam setahun, dan terakhir ada 4 persen anak jatuh sakit 5 kali jatuh sakit dalam setahun.
Yang memperihatinkan hanya 10 persen orang tua yang mengaku bahwa anaknya tidak pernah sakit karena jajan sembarangan.
Berbagai temuan dari survei ini membuktikan bahwa orang tua memegang peranan penting terhadap jenis makanan yang dikonsumsi buah hatinya. Ada baiknya orang tua mulai mencari tahu apa yang dikonsumi anak saat di luar rumah, memberikan edukasi tentang makanan sehat kepada anak, dan menjadi lebih kreatif untuk mengolah makanan di rumah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Cara Mengatasi Pompa Air Bunyi Cetak-Cetek agar Tak Boros Listrik
-
5 Tips Menata Dompet Menurut Feng Shui agar Rezeki Mengalir Lancar
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Contoh Sepatu Skechers Berbahan Kulit Babi, Konsumen Muslim Wajib Cek Deskripsi Produk
-
Krim Kelly untuk Usia Berapa Sebenarnya? Intip Kandungan Skincare Legendaris Ini
-
4 Basic Skincare Wardah untuk Meredakan Kemerahan dan Jerawat, Lengkap dengan Review Pembeli
-
4 Pompa Air Tidak Berisik dan Hemat Listrik, Cocok untuk Penghuni Perumahan
-
3 Sampo Penghitam Rambut yang Dipuji Pengguna karena Ampuh Menutupi Uban
-
5 Bedak Tabur yang Memberikan Efek Glowing di Wajah, Hasil Makeup Halus dan Natural