Suara.com - Tahukah Anda bahwa data dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia 2007, tahun dimana kampanye ASI eksklusif belum menggaung seperti sekarang, menunjukkan fakta mengerikan dimana peningkatan kematian bayi dan balita sangatlah tinggi, yakni 34 kematian per 1.000 kelahiran.
Setiap enam menit, setidaknya ada satu kematian bayi yang terjadi di Indonesia! Hal ini dikarenakan masih rendahnya pemberian ASI eksklusif oleh ibu hamil pada sang buah hatinya.
Padahal dengan rutin memberikan ASI eksklusif, bayi akan memiliki daya tahan tubuh yang jauh lebih kuat sehingga bisa menjadi lebih sehat.
Pemberian ASI (Air Susu Ibu) secara eksklusif memang pilihan setiap ibu, dan pemberian ASI Eksklusif sejak bayi lahir hingga minimal 6 bulan setelahnya merupakan tindakan yang penting bagi tumbuh kembang sang bayi.
Nah, dalam rangka memperingati Pekan ASI Sefunia 2016, HelloSehat.com merangkum fakta seputar ASI, serta manfaatnya bagi bayi.
Fakta Tentang ASI Eksklusif
1. Menyusui bisa menghindarkan bayi dari penyakit dan infeksi.
2. ASI merupakan satu-satunya makanan yang diperuntukkan khusus bayi.
3. ASI merupakan sumber makanan bayi yang bisa didapat tanpa biaya.
4. ASI adalah makanan sekaligus minuman dengan suhu yang tepat untuk bayi.
5. Dengan menyusui, tak hanya kedekatan fisik yang dijalin lewat kontak mata dan kulit ke kulit, tapi juga hubungan emosional antara ibu dan bayi akan terjalin lebih erat.
6. ASI selalu tersedia dimana saja dan kapan saja saat dibutuhkan bayi.
7. Menyusui membuat ibu menjadi lebih sehat.
8. Dari ASI, bayi mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh, antara lain vitamin, protein dan lemak.
9. Dibandingkan susu formula, ASI lebih mudah dicerna oleh perut bayi.
Fakta Menarik ASI
1. Mudah dicerna
2. Aman
3. Mencegah alergi
4. Menenangkan perut
5. Mencegah ruam popok
6. Mencegah Infeksi
7. Mencegah kegemukan
8. Memicu perkembangan otak
9. Memberikan kepuasan menyusui
10. Melatih mulut dan rahang bayi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi